Perselisihan antara orangtua dan anak sebenarnya merupakan hal yang lumrah dalam kehidupan rumah tangga.
Namun, jika tidak disikapi dengan bijaksana, masalah sepele justru bisa berkembang menjadi konflik serius yang berujung pada tindak kekerasan fisik.
Teguran orangtua yang seharusnya menjadi bentuk perhatian dan kasih sayang, sering kali disalahartikan oleh anak yang belum mampu mengendalikan emosinya.
“Kami berharap masyarakat bisa lebih terbuka dalam menyelesaikan persoalan di dalam keluarga. Saling mendengarkan, saling memahami, dan memberikan ruang komunikasi yang sehat adalah kunci agar konflik tidak berujung kekerasan,” ujar Kasi Humas Polres Pagaralam Iptu Mansyur, SH, mewakili Kapolres.
Iptu Mansyur juga mengingatkan bahwa siapa pun pelakunya, tindak kekerasan dalam rumah tangga merupakan pelanggaran hukum yang serius.
Polisi tidak akan segan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku KDRT, termasuk jika pelaku masih di bawah umur.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat bahwa kekerasan bukan solusi atas masalah apa pun. Jika ada anggota keluarga yang menjadi korban, atau jika menyaksikan langsung tindak kekerasan domestik, masyarakat diminta untuk tidak ragu melaporkan kepada pihak berwenang agar segera mendapat perlindungan dan proses hukum yang adil.
Polres Pagaralam berkomitmen untuk melindungi seluruh masyarakat, khususnya perempuan dan anak, dari ancaman kekerasan di lingkup keluarga.
Bagaimana menurut kalian?
Baca Juga: Selain Pempek, Ini Oleh-Oleh Sumatera Selatan yang Bikin Keluarga Bahagia di Rumah
Berita Terkait
-
Selain Pempek, Ini Oleh-Oleh Sumatera Selatan yang Bikin Keluarga Bahagia di Rumah
-
Sumsel United Bangun Tim dari Eks Sriwijaya FC, Nil Maizar Masuk Radar
-
Dari Rumah Sakit ke Lapangan Hijau, Direktur RS Siti Fatimah Jadi Manajer Sumsel United
-
Masak di Rumah Makin Ditinggalkan, Jajan Jadi Gaya Hidup Emak-Emak Sumsel
-
Warga Sumsel Makin Sering Jajan, Konsumsi Makanan Jadi Tembus Rp184 Ribu per Bulan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor
-
Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?