Tak kalah tragis, dua anggota keluarga pasien turut menjadi korban; satu mengalami luka di kaki kanan, dan satu lagi mengalami keseleo di tangan kiri.
Bahkan pendamping sopir, meski hanya mengalami luka ringan, tetap membutuhkan penanganan medis.
Seluruh korban akhirnya dievakuasi ke Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut—melanjutkan perjuangan dari yang semula berangkat untuk menyelamatkan, kini justru harus diselamatkan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Ketujuh orang di dalam ambulans berhasil dievakuasi dalam keadaan sadar dan langsung dilarikan ke RSMH Palembang.
Penanganan darurat langsung dilakukan oleh tim medis rumah sakit rujukan terbesar di Sumatera Selatan tersebut.
"Semua korban kini sudah berada di RSMH Palembang dan dalam penanganan medis. Kami pastikan mereka mendapatkan perawatan maksimal," ujar Daniel dalam keterangan tertulisnya.
Kecelakaan yang Memunculkan Banyak Pertanyaan
Kejadian ini memunculkan banyak pertanyaan sekaligus kekhawatiran tentang keselamatan ambulans di jalan raya, bahkan ketika sudah menggunakan sirine.
Baca Juga: Ambulans Bawa Pasien Gagal Ginjal Tertabrak Truk CPO, Pasien dan Nakes Jadi Korban
Mengapa kendaraan dari arah berlawanan tidak mengurangi kecepatan? Apakah edukasi lalu lintas tentang prioritas ambulans masih belum maksimal?
Kecelakaan ini menjadi pengingat keras bahwa di jalan raya, nyawa tak hanya ditentukan oleh kecepatan, tapi juga oleh empati dan kesadaran pengguna jalan lainnya.
Ketika sirine berbunyi, itu bukan sekadar suara—itu adalah panggilan hidup yang menanti kesempatan untuk diselamatkan.
Tag
Berita Terkait
-
Ambulans Bawa Pasien Gagal Ginjal Tertabrak Truk CPO, Pasien dan Nakes Jadi Korban
-
Pembangunan Gedung Baru Palembang Indah Mall Disoal: Tak Punya Dokumen Lingkungan?
-
Bank Sumsel Babel Gelar Developer Gathering: Teken Akad Kredit Massal
-
Gubernur Sumsel Akhirnya Setujui! 9 Sektor UMSP Sumsel Naik, Cek Daftar Lengkapnya
-
Harga Emas Perhiasan di Palembang Terjun Bebas, Segini Harganya Sekarang
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?