SuaraSumsel.id - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025, harga tiket pesawat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang tetap tinggi, meskipun Pemerintah telah mengumumkan berbagai program diskon.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat yang berencana mudik menggunakan transportasi udara.
Program Diskon Pemerintah
Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), telah mengumumkan diskon tiket pesawat domestik selama periode Lebaran 2025.
Diskon ini berlaku untuk pemesanan antara 1 Maret hingga 7 April 2025, dengan periode penerbangan dari 24 Maret hingga 7 April 2025 yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang ingin mudik selama libur Lebaran.
Harga Tiket Tetap Tinggi
Meskipun ada program diskon, harga tiket pesawat dari Jakarta ke Palembang pada puncak arus mudik tetap tinggi.
Sebagai contoh, pada dua hari sebelum Idul Fitri, yaitu Senin, 28 Maret 2025, harga tiket mencapai Rp2,8 juta sekali jalan.
Bahkan, berdasarkan pantauan di situs pemesanan tiket, untuk tanggal tersebut, tiket penerbangan langsung sudah habis terjual, menyisakan opsi dengan transit yang memakan waktu perjalanan lebih lama.
Baca Juga: Waktu Berbuka Puasa 27 Maret 2025 untuk Palembang, Banyuasin dan Ogan Ilir
"Masih mahal, kemarin cari harga tiket sama aja seperti lebaran tahun lalu, dapatnya Jakarta-Palembang Rp2,6 juta," ujar salah satu pemudik asal Bekasi yang ingin mudik ke Palembang, Tasfiansyah, (27/3/2025).
Penambahan Penerbangan
Untuk mengatasi lonjakan penumpang, Bandara SMB II Palembang telah menyiapkan 121 penerbangan tambahan atau ekstra flight menjelang Lebaran Idul Fitri 2025.
Penambahan ini diharapkan dapat mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang dan, secara teori, membantu menstabilkan harga tiket.
Executive General Manager Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, R. Iwan Winaya Mahdar menjelaskan bahwa peningkatan jumlah penumpang di Bandara SMB II Palembang tidak hanya dipicu oleh momentum mudik Lebaran, tetapi juga didorong oleh program diskon tiket pesawat dari pemerintah.
Kebijakan pemotongan harga tiket pesawat sebesar 10 hingga 15 persen, tergantung pada rute dan destinasi, yang berlaku mulai 24 Maret hingga 7 April 2025, telah memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan minat masyarakat dalam memilih transportasi udara sebagai moda utama perjalanan mereka.
"Program diskon ini berkontribusi dalam meningkatkan minat masyarakat untuk bepergian menggunakan transportasi udara," ujar Iwan kepada awak media, Kamis (27/3/2025).
Lebih lanjut, Iwan mengungkapkan bahwa puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 28 Maret 2025 atau tiga hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Pada hari tersebut, jumlah penumpang yang datang dan pergi melalui Bandara SMB II diproyeksikan mencapai 12.500 orang.
Lonjakan ini merupakan bagian dari tren tahunan di mana masyarakat, terutama perantau yang bekerja di kota-kota besar seperti Jakarta, Batam, dan Surabaya, mulai berbondong-bondong kembali ke kampung halaman di Sumatera Selatan.
Meski telah dilakukan berbagai upaya, termasuk penambahan penerbangan oleh sejumlah maskapai, permintaan tiket tetap tinggi, menyebabkan harga tiket pesawat masih relatif mahal meskipun adanya program diskon.
"Kami terus berkoordinasi dengan maskapai dan pihak terkait untuk memastikan kelancaran arus mudik ini, baik dari sisi operasional penerbangan maupun layanan di bandara," tambahnya.
Hal ini mungkin disebabkan oleh tingginya permintaan yang melebihi kapasitas tambahan yang disediakan.
Diharapkan, ke depannya, pemerintah dan maskapai penerbangan dapat bekerja sama lebih efektif untuk memastikan harga tiket yang lebih terjangkau bagi masyarakat, terutama pada masa-masa penting seperti Lebaran.
Bagi masyarakat yang berencana mudik, disarankan untuk merencanakan perjalanan jauh-jauh hari dan memanfaatkan periode pemesanan tiket saat harga masih relatif rendah.
Selain itu, mempertimbangkan moda transportasi alternatif juga bisa menjadi solusi untuk menghindari biaya tinggi dan memastikan kelancaran perjalanan menuju kampung halaman
Berita Terkait
-
Waktu Berbuka Puasa 27 Maret 2025 untuk Palembang, Banyuasin dan Ogan Ilir
-
Willie Salim Bakal Diperiksa Polisi, Kontroversi Tragedi Rendang Hilang di BKB Makin Panas
-
Mudik Asyik BUMN 2025: BRI Palembang Berangkatkan 250 Pemudik
-
Jadwal Imsakiyah 27 Maret 2025 untuk Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir
-
Laporan terhadap Willie Salim Diproses, Polda Sumsel Periksa Saksi Selama 12 Jam
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Nyaris Lepas ke Pasar Gelap? Dua Kucing Kuwuk Dilindungi Diamankan di Palembang
-
Viral Dua Kontainer Mengambang di Laut Banyuasin, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Kapan Siswa Palembang Mulai Libur Panjang Imlek dan Ramadan? Ini Detailnya dari Disdik
-
Ladang Ganja 3 Hektare Tersembunyi di Lereng Hutan Empat Lawang Terbongkar