SuaraSumsel.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, melalui Kantor Regional (RO) Palembang, Sumatera Selatan, turut berperan dalam mendukung tradisi mudik Lebaran dengan memberangkatkan perantau kembali ke kampung halaman mereka untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025.
Program mudik ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial BRI terhadap masyarakat, khususnya mereka yang bekerja atau merantau jauh dari keluarga dan ingin berkumpul di momen spesial Lebaran.
Tahun ini, BRI RO Palembang memfasilitasi perjalanan para pemudik menuju dua destinasi utama, yakni Sumatera Barat dan Lampung, dua wilayah dengan jumlah perantau yang cukup besar di Sumatera Selatan
"Hari ini kami memfasilitasi 250 pemudik ke Sumatera Barat (Sumbar) dan Lampung melalui Program Mudik Asyik Bersama BUMN 2025," kata Regional CEO BRI Palembang Kusdinar Wiraputra di Palembang, Kamis.
Dia menjelaskan dalam Program Mudik Asyik Bersama BUMN 2025, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Palembang mendapatkan penugasan dari Kementerian BUMN untuk memberangkatkan 250 pemudik melalui jalur darat dengan menggunakan enam unit bus.
Bus mudik Lebaran dibagi pemberangkatannya, yakni satu unit bus menuju Padang dan dua unit menuju Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar). Kemudian, tiga unit bus lainnya diberangkatkan untuk melayani pemudik ke beberapa daerah di Provinsi Lampung.
Dengan program ini, BRI tidak hanya membantu meringankan beban transportasi para pemudik tetapi juga memastikan perjalanan mereka lebih aman dan nyaman.
Program mudik bersama ini menjadi bagian dari upaya BRI dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat hubungan sosial dan kekeluargaan di tengah perayaan hari besar umat Islam.
Para peserta mudik diberikan berbagai fasilitas seperti armada bus yang layak, konsumsi selama perjalanan, serta asuransi untuk menjamin keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah 27 Maret 2025 untuk Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir
Langkah BRI dalam mengadakan mudik gratis ini juga sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan mendukung tradisi budaya Indonesia.
Lebaran menjadi momen penting bagi umat Muslim untuk berkumpul bersama keluarga, dan inisiatif ini diharapkan dapat membantu para perantau yang ingin pulang kampung tetapi terkendala biaya atau kesulitan dalam mendapatkan transportasi.
Selain itu, program mudik gratis ini juga dapat membantu mengurangi kepadatan di terminal dan mengurangi risiko lonjakan tarif angkutan umum menjelang Lebaran.
Dalam kegiatan Mudik Asyik Bersama BUMN 2025, pihaknya juga melakukan pemeriksaan kesehatan peserta mudik mulai dari tekanan darah, gula darah, dan sebagainya sebelum mereka diberangkatkan ke kampung halamannya.
Pemeriksaan kesehatan itu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terhadap peserta mudik bareng selama perjalanan.Kegiatan tersebut menjadi bagian dari inisiatif Kementerian BUMN untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan pemudik pada musim mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi.
"Kegiatan ini sangat membantu para pemudik pulang ke kampung halaman masing-masing. Semoga mereka sampai dengan selamat ke tujuan masing-masing," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Imsakiyah 27 Maret 2025 untuk Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir
-
Laporan terhadap Willie Salim Diproses, Polda Sumsel Periksa Saksi Selama 12 Jam
-
Jadwal Imsak Kota Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir pada 25 Maret 2025
-
Aksi Mahasiswa di Sumsel: DPRD Janji Teruskan Tuntutan ke Pemerintah Pusat
-
Jadwal Buka Puasa 25 Maret 2025 untuk Wilayah Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga