Kapal tongkang batu bara tabrak rumah apung di Sungai Musi Palembang [istock]
Selain itu, pada 3 Januari 2024, Dermaga Kampung Kapitan dan Pelabuhan 7 Ulu Palembang mengalami kerusakan berat setelah ditabrak tongkang muatan batubara.
Mirisnya, pelabuhan 7 Ulu baru saja diresmikan beberapa bulan sebelumnya dengan dana APBN mencapai Rp 75 miliar.
Langkah Pencegahan di Masa Depan
Melihat frekuensi kejadian serupa, diperlukan langkah-langkah pencegahan untuk menghindari insiden di masa mendatang. Beberapa langkah yang dapat diambil antara lain:
- Peningkatan Pengawasan dan Regulasi: Otoritas terkait perlu meningkatkan pengawasan terhadap operasional kapal tongkang, terutama yang mengangkut muatan berat seperti batubara. Regulasi yang ketat harus diterapkan untuk memastikan keselamatan di perairan.
- Pelatihan dan Sertifikasi Kru Kapal: Kru kapal, termasuk nakhoda dan awak tugboat, harus mendapatkan pelatihan dan sertifikasi yang memadai. Hal ini untuk memastikan mereka memiliki kompetensi dalam menghadapi situasi darurat dan mengoperasikan kapal dengan aman.
- Pemasangan Alat Navigasi Modern: Kapal-kapal yang beroperasi di Sungai Musi sebaiknya dilengkapi dengan alat navigasi modern untuk meminimalisir risiko kecelakaan. Alat ini dapat membantu kru dalam memantau kondisi sekitar dan mengambil tindakan preventif.
- Pembuatan Jalur Khusus: Pertimbangan untuk membuat jalur khusus bagi kapal tongkang bermuatan berat dapat menjadi solusi. Jalur ini akan memisahkan mereka dari area pemukiman atau dermaga kecil, sehingga mengurangi risiko tabrakan.
- Sosialisasi kepada Masyarakat: Masyarakat yang tinggal di sekitar Sungai Musi perlu diberikan sosialisasi mengenai potensi bahaya dan langkah-langkah keselamatan. Dengan demikian, mereka dapat lebih waspada dan siap menghadapi situasi darurat.
Berita Terkait
-
Setelah Haji Alim dan Amin Mansyur, Kini Asisten 1 Setda Muba Ditahan Kejaksaan
-
Jadwal Imsakiyah Kota Palembang 12 Ramadan 1446 Hijriah dan Niat Puasa
-
Kondisi Haji Halim Ali Melemah di Rutan, Butuh 26 Tabung Oksigen tapi Hanya Dapat Dua
-
Drama Penahanan Pengusaha Terkaya Sumsel: Kuasa Hukum Sebut Haji Halim Butuh 26 Tabung Oksigen Sehari
-
Terancam 20 Tahun Penjara! Haji Halim, Crazy Rich Sumsel Dijerat Korupsi Tol
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?
-
Masak Tepi Sungai 2026 Digelar di Kampung Perigi, Mengungkap Budaya Kopi Palembang
-
Masih Ada Promo! Nikmati Martabak HAR Lebih Hemat dengan QRIS BSB Mobile