SuaraSumsel.id - Perayaan Cap Go Meh yang menjadi puncak perayaan Tahun Baru Imlek, kembali digelar di Pulau Kemaro, Palembang, Sumatera Selatan. Acara ini menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari luar negeri seperti Singapura dan Malaysia.
Tahun ini, perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro diselenggarakan lebih awal, yakni pada 10-12 Februari 2025 karena menyesuaikan dengan kondisi pasang surut Sungai Musi.
Jadwal dan Rangkaian Acara Cap Go Meh di Pulau Kemaro
Menurut Wakil Ketua Kelenteng Hong Tong Bio, Eko, perayaan Cap Go Meh 2025 dipercepat dua hari lebih awal agar kapal yang mengangkut para pengunjung dapat bersandar dengan aman di Pulau Kemaro.
Berikut adalah jadwal lengkap dan rangkaian acara yang telah disiapkan oleh panitia:
Hari Pertama – Senin, 10 Februari 2025
18.00 WIB – Kedatangan tamu dan peserta perayaan dari berbagai daerah di Pelabuhan Pasar 16 Ilir Palembang.
18.30 WIB – Penyediaan kapal tongkang gratis untuk menyeberang ke Pulau Kemaro.
19.30 WIB – Sembahyang dan doa bersama di Kelenteng Hok Tjing Rio.
20.30 WIB – Penyalaan lilin dan pelepasan lampion di sekitar pagoda sembilan lantai.
21.00 WIB – Pertunjukan seni budaya Tionghoa, seperti barongsai dan tari naga.
22.30 WIB – Sesi ramah tamah antara tokoh masyarakat, wisatawan, dan umat yang hadir.
Hari Kedua – Selasa, 11 Februari 2025
16.00 WIB – Keberangkatan kapal tongkang gratis dari Pasar 16 Ilir ke Pulau Kemaro.
17.30 WIB – Prosesi sembahyang dan ritual memohon keberuntungan untuk tahun yang baru.
19.00 WIB – Atraksi barongsai dan wayang potehi di area klenteng.
20.00 WIB – Kuliner Cap Go Meh, menyajikan makanan khas seperti lontong Cap Go Meh, kue keranjang, dan bakpao.
21.00 WIB – Pelepasan lampion harapan ke langit.
22.00 WIB – Hiburan musik tradisional dan kesenian khas Palembang.
Baca Juga: Cap Go Meh di Palembang Dimajukan! Ini Alasannya dan Daya Tariknya Tahun Ini
Hari Ketiga – Rabu, 12 Februari 2025 (Puncak Perayaan)
08.00 WIB – Kirab budaya di Sungai Musi.
10.00 WIB – Upacara besar sembahyang dan doa keselamatan di Kelenteng Hok Tjing Rio.
12.00 WIB – Ritual membakar kertas doa sebagai simbol harapan dan penghormatan kepada leluhur.
14.00 WIB – Kunjungan wisata ke makam Putri Sriwijaya Siti Fatimah dan penutupan acara.
Akses dan Transportasi ke Pulau Kemaro
Untuk memudahkan akses ke Pulau Kemaro, panitia telah menyediakan kapal tongkang gratis bagi pengunjung yang berangkat dari Pasar 16 Ilir. Selain itu, bagi yang ingin menggunakan transportasi pribadi, dapat menyeberang menggunakan perahu sewaan yang tersedia di sekitar Sungai Musi.
Sebagai tambahan, panitia juga telah membuat jembatan apung dari samping pabrik PT Pusri ke Pulau Kemaro agar akses bagi pejalan kaki lebih mudah dan tidak hanya bergantung pada transportasi air.
Keamanan dan Kenyamanan Pengunjung
Berita Terkait
-
Cap Go Meh di Palembang Dimajukan! Ini Alasannya dan Daya Tariknya Tahun Ini
-
Parkside Hotel: Antara Gemerlap Kota dan Bayang-Bayang Pelanggaran Izin?
-
Ditemukan Prasasti Bersejarah, Museum Kantor Ledeng Masuk Rencana UNESCO?
-
Lina Mukherjee Akui Nyaris Diperas Rp 2 Miliar di Palembang, Siapa Dalangnya?
-
Tragis! Hanya Ambil Sisa Sayur, Bocah di Palembang Disiksa oleh Satpam Pasar
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
7 Bedak Padat untuk Makeup Ringan dan Natural bagi Remaja
-
7 Fakta Pabrik Bio Avtur di Banyuasin, Kelapa Lokal Bakal Jadi Bahan Bakar Pesawat
-
7 Fakta Sidang Korupsi Dana PMI Palembang, Fitrianti Agustinda Dituntut 8,5 Tahun Penjara
-
Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru, Bukan Sekadar Soal Estetika
-
Lebih dari Seremonial, PTBA Jadikan Bulan K3 Nasional Momentum Bangun Budaya Keselamatan Kerja