SuaraSumsel.id - Di balik gemerlap lampu kota, sebuah ironi terjadi di kota Palembang. Parkside Hotel, yang menjulang megah dengan delapan lantainya, kini menjadi panggung polemik. Pada Sabtu (8/2/2025), aksi menggema di halaman hotel, membawa gelombang protes menuntut kejelasan, mempertanyakan izin yang tak kunjung lengkap, serta menagih janji tegaknya aturan.
Bagai bayang-bayang di tengah kota, bangunan ini berdiri tegak di antara tuntutan hukum dan kepentingan bisnis. Sementara itu, di dunia maya, narasi lain berkelindan—ada yang mengecam penyegelan, ada pula yang mempertanyakan peran aparat dalam menjaga ketertiban.
Ratusan massa yang menamai diri mereka sebagai Aliansi Masyarakat Peduli Kota Palembang dalam unjuk rasa menyebutkan penyegelan karena manajemen hotel yang tidak patuh pada regulasi. Dalam aksinya, hotel ini juga dituding telah melanggar peraturan karena tidak punya izin lingkungan.
Hotel ini disebutkan juga meski belum punya izin atas Amdal, tetap beroperasi. Perwakilan massa aksi mengungkapkan jika pada malam pergantian tahun baru 2025, hotel ini padat dikunjungi tamu. Hotel diungkap merupakan pengembangan dari tempat penginapan 3 lantai menjadi 8 lantai.
Para massa aksi juga menyebutkan jika hotel ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. Selain itu, satuan pamong praja (Pol PP) juga sudah menyegel namun dibuka oleh pihak hotel.
Aksi penyegelan hotel ini viral di media sosial warga Palembang. Dalam kolom komentar, sejumlah netizen malah dominan meninggalkan komentar negatif. Netizen berkomentar mengencam aksi penyegelan karena menganggu kenyamanan para tamu.
Netizen juga menyebitkan jika yang bekerja di hotel tersebut, juga terdapat warga Palembang.Mereka pun mempertanyakan mengapa lembaga swadaya masyarakat (LSM) dibiarkan melakukan penyegelan hingga terjadi ketegangan.
"Apakah tugas Pemda dan polisi dalam permasalahan ini, sehingga LSM yang menyegel hotel," tanya netizen.
Dalam aksi tersebut, tampak GM Parkside Hotel Isti Budiono yang mengungkapkan jika pembukaaan segel hotel sebelumnya sudah dilaporkan satpol PP.
Baca Juga: Ditemukan Prasasti Bersejarah, Museum Kantor Ledeng Masuk Rencana UNESCO?
Melansir aplikasi traveloka, diketahui harga kamar hotel yang berada di Jalan Seroja nomor 11194 20 Ilir Palembang dibandrol dengan harga Rp 457.388
Hotel ini masuk katagori hotel bintang tiga dengan fasilitas WiFi, AC,dan antar jemput bandara dengan jenis kamar memiliki lima katagori yakni kamar superior, twin, kamar deluks, suite dan single.
Apakah ini sekadar hal yang viral di media sosial, atau justru babak baru guna perizinan dan regulasi di kota Palembang?
Tag
Berita Terkait
-
Ditemukan Prasasti Bersejarah, Museum Kantor Ledeng Masuk Rencana UNESCO?
-
Lina Mukherjee Akui Nyaris Diperas Rp 2 Miliar di Palembang, Siapa Dalangnya?
-
Tragis! Hanya Ambil Sisa Sayur, Bocah di Palembang Disiksa oleh Satpam Pasar
-
Kacau! PDSS Bermasalah, 20 SMA di Palembang Terancam Gagal Ikut SNBP
-
Cerita Lina Mukherjee Bongkar Pemerasan Rp 500 Juta di PN Palembang
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Tangis Haru dan Doa Keluarga Iringi Keberangkatan 439 Jemaah Haji dari Palembang
-
PTBA dan BKMT Muara Enim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Kelas Kreasi Vol 7
-
BRI Dukung Eksportir Muda Sumsel, Salurkan Pembiayaan di Sultan Muda Xpora Summit 2026
-
Bank Sumsel Babel dan OJK Wujudkan Inklusi Keuangan Tanpa Batas Lewat Layanan Ramah Disabilitas
-
SD Negeri vs Swasta di Palembang 2026, Mana yang Lebih Bagus dan Berapa Biayanya?