- Warga Desa Talang Kapur menemukan jenazah pasangan suami istri di kebun karet pada Minggu malam.
- Aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian korban dan mengimbau warga agar tidak menyebarkan spekulasi liar.
- Penyidik akan menggunakan hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana.
SuaraSumsel.id - Penemuan pasangan suami istri (pasutri) dalam kondisi meninggal dunia di kawasan kebun karet, Desa Talang Kapur, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, masih menyisakan banyak tanda tanya. Hingga Minggu (19/7/2026) malam, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian kedua korban.
Peristiwa ini menggegerkan warga setelah kedua korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area perkebunan. Informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan korban merupakan pasangan suami istri yang berasal dari Desa Pulau Harapan, Kecamatan Sembawa.
Berdasarkan informasi awal, jasad kedua korban ditemukan warga sekitar pukul 18.00 WIB saat melintas di kawasan kebun karet Desa Talang Kapur. Saat ditemukan, kondisi jenazah disebut telah mulai mengalami pembusukan sehingga diduga korban telah meninggal beberapa waktu sebelum akhirnya ditemukan warga.
Penemuan tersebut langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian yang kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Hingga berita ini ditulis, kepolisian belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab kematian kedua korban. Petugas masih mengumpulkan barang bukti di lokasi, memeriksa kondisi jenazah, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan rangkaian peristiwa yang sebenarnya.
Pihak kepolisian juga belum mengungkap identitas resmi korban maupun kemungkinan adanya unsur tindak pidana.
Warga Diminta Tidak Berspekulasi
Kabar penemuan pasutri tersebut dengan cepat menyebar melalui media sosial dan aplikasi percakapan sehingga memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Namun hingga kini belum ada keterangan resmi yang menyatakan penyebab kematian kedua korban. Karena itu, polisi mengimbau masyarakat menunggu hasil penyelidikan dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Baca Juga: Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung
Selain melakukan olah TKP, penyidik juga akan mendalami hasil pemeriksaan terhadap jenazah untuk memastikan penyebab kematian.
Hasil pemeriksaan forensik nantinya akan menjadi dasar bagi penyidik untuk menentukan apakah peristiwa tersebut murni disebabkan faktor tertentu atau terdapat dugaan tindak pidana yang mengakibatkan kedua korban meninggal dunia.
Polisi memastikan perkembangan penyelidikan akan disampaikan setelah seluruh proses pemeriksaan awal selesai dilakukan.
Tag
Berita Terkait
-
Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Misteri Penembakan di Tambang Banyuasin, Operator Ekskavator Ditembak Saat Hendak Makan Malam
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Sulitnya Cari Solar, Bus AKAP Mogok di Jalintas Sumatera karena Kehabisan BBM
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Strategi Mikro BRI Tuai Pengakuan, JPMorgan Naikkan Rekomendasi BBRI
-
Fakta Penemuan Pasutri Tewas di Kebun Karet Banyuasin, Polisi Dalami Penyebab Kematian
-
Demi Tingkatkan PAD, Pospera Sumsel Desak Ratu Dewa Utamakan Good Government Bapenda Palembang
-
Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung
-
Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus