SuaraSumsel.id - Raihan poin Sriwijaya FC memang tidak sesuai dengan harapan. Berdasarkan klasemen sementara, klub kebanggan wong kito ini, tidak lagi berada di tiga besar.
Sriwijaya FC kekinian berada di posisi keempat klasemen, di bawah Persiraja Banda Aceh, Semen Padang FC dan PSMS Medan. Sriwijaya FC tampaknya harus bekerja keras masuk ketiga besar dengan menyisahkan dua pertandingan akhir di putaran 16 besar.
Klub wong kito ini akan menjamu PSPS Riau di Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (8/10/2023) besok. Di papan klasemen, Sriwijaya FC memang di atas klub asal Riau ini.
Perolehan posisi klasemen ini membuat kekecewaan dari para suporter dan pendukung Sriwijaya FC. Bahkan di tiket yang menjamu PSPS Riau pun akhirnya kini dicap mahal sebagai buntut dari kekecewaan prestasi yang diraih klub Sriwijaya FC.
Kekecewan tersebut terlihat di media sosial official Sriwijaya FC. Media sosial ini membagikan informasi mengenai harga tiket pada laga menjamu PSPS Riau tersebut.
Namun banyak komentar yang muncul menpersoalkan harga tiket yang mahal, tidak sebanding dengan prestasi yang diraih Sriwijaya FC.
Menilik media sosial Sriwijaya FC, sejumlah komentar mengungkapkan jika tiket tergolong mahal saat ini.
"HARGO TIKET DAK SEBANDING DENGAN PERMAINAN!!!' tulis komentar netizen.
"Tiket menggila , Prestasi tidak ada !!!," ujar netizen lainnya.
Baca Juga: Sumsel 3 Kali Batal Tuan Rumah Piala Dunia, Publik Makin Geram Akan Asap Karhutla
Namun ada juga netizen mengungkapkan jika perihal harga tiket sebenarnya tidak persoalan, jika perstasinya menarik.
"Peri katotu ye , biarlah hargo tiket nak 100rb , asak kamutu maen konsisten , biso bawak tim menang , itu bae . Permintaan kami sebagai fans nih," ujar nteizen.
Dalam konfrensi pers sehari sebelum pertandingan, Pelatih Sriwijaya FC, Muhammad Yusup Prasetyo berharap para suporter Sriwijaya FC tetap hadir ke lapangan dan memberikan dukungannya.
"Karena dukungan para suporter menjadi sangat penting bagi klub," ujar Yoyo-panggilan pelatih Yusup Prasettyo.
Berita Terkait
-
Tak Bahaya Ta? Sriwijaya FC Nekat Latihan di Kepungan Asap di Palembang yang Menebal
-
Semen Padang FC Adukan Gol Offside, Sriwijaya FC Santai: Kami pun Dirugikan Wasit tapi ...
-
Emosi Hadang dan Hujat Pemain Sriwijaya FC Karena Kalah dari Semen Padang FC, Singa Mania Minta Maaf
-
Datangi Stadion Bumi Sriwijaya, Suporter Singa Mania Sampaikan Pesan Khusus Ini Pada Coach Yoyo
-
Setia di Genggaman Milenial Sampai Gen Z Palembang Sebagai Solusi Berdigital
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Tata Kelola dan Perlindungan Aset Lewat Kerja Sama dengan Kejari PALI
-
Usai Terima SK Plt Pasca Edison Jadi Tersangka, Bisakah Sumarni Jadi Bupati Muara Enim?
-
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Ini Dampaknya bagi Kelas Menengah dan UMKM di Sumsel
-
Apa Itu Jongot? Cara Orang Musi Menjaga Pangan, Air, dan Ingatan Leluhur di Sumsel
-
Program MBG Bermasalah? Sejumlah Dapur di Sumsel Ternyata Berhenti Sementara