SuaraSumsel.id - Laga Sriwijaya FC menjamu Semen Padang FC memang berlangsung sengit, akhir pekan lalu. Kedua klub saling berganti membuka peluang menciptakan gol. Sayangnya Sriwiijaya FC mengalami ketertinggalan di awal laga.
Gol Semen Padang terjadi dari kaki FirmansyahJuliansyah pada menit 89. Ketinggalan ini membuat Sriwijaya FC berusaha membangun peluang. Baru kemudian pemain tengah Habibi mampu menciptakan gol bagi Sriwijaya FC.
Sampai di akhir laga, Sriwijaya FC menjamu Semen Padang FC dengan hasil imbang. Hal ini pun sempat membuat suporter Sriwijaya FC kecewa dan emosi.
Belakangan setelah laga tersebut, gol dari kaki Habibi dipersoal. Semen Padang FC menilai gol tersebut ialah gol yang offside, sehingga harusnya wasit menganulirnya.
Mengetahui hal ini, Sriwijaya FC pun menilai lebih santai.
Direktur Teknik Sriwijaya FC, Indrayadi mengungkapkan jika klub Sriwijaya FC pun sebenarnya beberapa kali mendapatkan situasi yang tidak menguntungkan dari wasit yang memimpin pertandingan.
"Dari pertandingan tersebut, penonton atau mereka yang menyaksikan, Sriwijaya FC juga dirugikan," ujar pelatih yang sudah 8 tahun menemani Sriwijaya FC ini.
Disebutkan jika adanya aduan tersebut pun tidak mengubah perolehan hasil poin Sriwijaya FC.
"Sriwijaya pun dirugikan, namun Sriwijaya tidak melaporkan wasit," ujarnya menegaskan jika Sriwijaya FC mengalami kerugian atas wasit yang memimpin pertandingan tersebut.
Baca Juga: Sumsel 3 Kali Batal Tuan Rumah Piala Dunia, Publik Makin Geram Akan Asap Karhutla
Ia menilai jika wasit memiliki penilaian tersendiri atas kejadian atau peristiwa saat laga berlangsung.
Pada akhir pekan ini, Sriwijaya FC akan menjamu PSPS Riau di Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. Perkembangan di klasemen Sriwijaya FC memang di atas PSPS Riau.
PSPS Riau masih mengumpulkan poin di bawah Sriiwjaya FC.
Kekinian Sriwijaya FC memiliki 5 poin dari hasil pertandingan satu kali menang, satu kali kalah, dua kali imbang. Berdasarkan klasemen, Sriwijaya FC memang tidak masuk 3 besar group A.
Berita Terkait
-
Emosi Hadang dan Hujat Pemain Sriwijaya FC Karena Kalah dari Semen Padang FC, Singa Mania Minta Maaf
-
Datangi Stadion Bumi Sriwijaya, Suporter Singa Mania Sampaikan Pesan Khusus Ini Pada Coach Yoyo
-
Setia di Genggaman Milenial Sampai Gen Z Palembang Sebagai Solusi Berdigital
-
Permintaan Maaf Erick Thohir, Laga Timnas Kontra Brunei Darussalam Batal Digelar di Palembang
-
Waduh! Sriwijaya FC Didenda Komisi Disiplin PSSI Sebesar Rp 10 Juta Karena Hal Ini
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi
-
Gambut Sumsel Terbakar 99.906 Hektar, Pemuda Desak Pemerintah Buka Data dan Tindak Pelanggaran
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
Thai Street Buka Outlet Terluas di Indonesia di Palembang Icon Mall, Ada Tom Yum hingga Mango Sticky