- Ketut Sumedana meninggalkan jabatan Kajati Sumsel untuk mengawasi Program Makan Bergizi Gratis di Badan Gizi Nasional.
- Kejati Sumsel di bawah kepemimpinannya berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp1,5 triliun dari berbagai kasus korupsi.
- Berbagai perkara besar ditangani, termasuk korupsi Sungai Lalan, suap Muara Enim, dan kasus Wakil Bupati PALI.
SuaraSumsel.id - Ketut Sumedana resmi meninggalkan jabatannya sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan setelah dipercaya menjadi Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN). Seiring berakhirnya masa tugas tersebut, perhatian publik tak hanya tertuju pada jabatan barunya, tetapi juga pada berbagai perkara besar yang ditangani Kejati Sumsel selama ia memimpin.
Ketut menjabat sebagai Kajati Sumsel sejak pertengahan Oktober 2025. Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, Kejati Sumsel menangani sejumlah perkara korupsi yang menyita perhatian masyarakat, mulai dari proyek infrastruktur, gratifikasi, hingga dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan aset negara.
1. Kejati Sumsel menyelamatkan keuangan negara Rp1,5 triliun
Salah satu capaian yang disampaikan Kejati Sumsel adalah penyelamatan keuangan negara yang mencapai sekitar Rp1,5 triliun sepanjang Januari hingga Juni 2026 melalui penanganan perkara pidana khusus maupun upaya pemulihan aset.
2. Mengusut perkara korupsi Sungai Lalan
Di bawah kepemimpinan Ketut, Kejati Sumsel juga menangani perkara dugaan korupsi proyek di kawasan Sungai Lalan yang disebut memiliki nilai kerugian besar dan menjadi salah satu perkara strategis yang menyita perhatian publik.
3. Menangani perkara suap di Muara Enim
Kasus dugaan suap proyek irigasi di Kabupaten Muara Enim juga menjadi salah satu perkara yang berkembang pada masa kepemimpinan Ketut. Penyidikan terus berlanjut dengan pemeriksaan sejumlah saksi dan pengembangan perkara.
4. Perkara yang melibatkan pejabat daerah
Selama menjabat, Kejati Sumsel juga menangani perkara yang melibatkan penyelenggara negara, termasuk penanganan kasus yang menyeret Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Kini Bertugas Mengawasi Program MBG
Setelah meninggalkan Kejati Sumsel, Ketut Sumedana mendapat amanah sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN. Posisi tersebut berperan dalam memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintah.
Sementara itu, operasional Kejati Sumsel untuk sementara dijalankan oleh Wakil Kepala Kejati Sumsel sebagai Pelaksana Harian (Plh) hingga Kejaksaan Agung menetapkan pejabat definitif.
Baca Juga: Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?
Berita Terkait
-
Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?
-
Pelibatan Masyarakat Jadi Kunci Jaminan Pasokan Bahan Baku Program MBG
-
Ratusan SPPG di Aceh Tetap Bergerak di Tengah Banjir, Bantuan Makanan Terus Disalurkan
-
BGN Tegaskan Insentif Fasilitas SPPG Bergantung pada Kepatuhan Standar Operasional
-
Wakil Kepala BGN Instruksikan Percepatan Pengurusan SLHS bagi SPPG
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera
-
Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026
-
Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi
-
Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda
-
Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh