SuaraSumsel.id - Kabut asap yang menyelimuti kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) kian menebal, Sabtu (7/1/2023) pagi ini. Asap yang kian menebal tersebut dinilai berpotensi menganggu kesehatan masyarakat.
Meski demikian Sriwijaya FC masih melakukan ajang latihan pagi ini. Meski dalam beberapa momen, kabut asap terekam di sejumlah dokumentasi latihan.
Tampak pemain masih harus latihan di kondisi kabut asap yang kian menebal. Pelatih Sriwijaya FC, Muhammad Yusup Prasetyo mengungkapkan jika situasi kabut asap memang menganggu proses latihan sampai dengan TO yang digelar pagi ini.
Kabut asap membuat latihan pemain tidak maksimal.
Apalagi kata Yoyo-panggilan Muhammad Yusup Prasetyo, kabut asap menganggu jarak pandang sekaligus membuat mata perih.
" Latihan cukup menganggu penglihatan kita," ujarnya.
Dia pun berharap, pada saat laga menghadapi PSPS Riau, stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring tidak dikepung kabut asap.
"Semoga tidak terjadi saat laga di sore hari," ucapnya memastikan.
Yoyo juga mengungkapkan berbagai persiapan menjelang PSPS Riau yang akan berlangsung pada Minggu (7/10/2023).
Baca Juga: Sumsel 3 Kali Batal Tuan Rumah Piala Dunia, Publik Makin Geram Akan Asap Karhutla
Dia memastikan setiap klun ingin meraih kemenangan di setiap laga yang dilakoni. Ia menyakini, tidak ada niatan klub untuk kalah.
"Tim ingin menang, tidak ada tim mau kalah. Warga Palembang Sumatera Selatan, sekali lagi , saya dan teman-teman menginginkan atau mau kalah," imbuhnya.
"Semoga tim besok terus menang," ucap Yoyo memastikan telah menargetkan kemenangan dengan raihan 3 poin pada pertandingan menjamu PSPS Riau.
Pemain stiker andalan Sriwijaya FC, Chencho Gyeltshen pun mengakui udara Palembang sudah sangat berpolusi dan menganggu kesehatan.
"Udara Palembang ini polusi, dan mengganggu," aku pemain asal Bhutan ini.
Berita Terkait
-
Semen Padang FC Adukan Gol Offside, Sriwijaya FC Santai: Kami pun Dirugikan Wasit tapi ...
-
Emosi Hadang dan Hujat Pemain Sriwijaya FC Karena Kalah dari Semen Padang FC, Singa Mania Minta Maaf
-
Datangi Stadion Bumi Sriwijaya, Suporter Singa Mania Sampaikan Pesan Khusus Ini Pada Coach Yoyo
-
Setia di Genggaman Milenial Sampai Gen Z Palembang Sebagai Solusi Berdigital
-
Permintaan Maaf Erick Thohir, Laga Timnas Kontra Brunei Darussalam Batal Digelar di Palembang
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Dengung Kecil, Jejak Besar Efek Berganda Migas yang Mengubah Nasib Perempuan Desa
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Tata Kelola dan Perlindungan Aset Lewat Kerja Sama dengan Kejari PALI
-
Usai Terima SK Plt Pasca Edison Jadi Tersangka, Bisakah Sumarni Jadi Bupati Muara Enim?
-
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Ini Dampaknya bagi Kelas Menengah dan UMKM di Sumsel
-
Apa Itu Jongot? Cara Orang Musi Menjaga Pangan, Air, dan Ingatan Leluhur di Sumsel