- KPK menggeledah rumah Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, Noprisman, pada Jumat (24/7) malam.
- Penyidik menyita lima koper dan satu kardus berisi barang bukti untuk dibawa ke Jakarta.
- KPK dan Pemerintah Kota Bengkulu belum memberikan keterangan resmi terkait perkara tersebut.
SuaraSumsel.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar penggeledahan maraton selama sembilan jam di rumah pribadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Noprisman, Jumat (24/7) malam. Dari penggeledahan tersebut, penyidik membawa lima koper dan satu kardus yang diduga berisi barang bukti untuk kepentingan penyidikan.
Penggeledahan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB itu berlangsung dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian bersenjata lengkap. Selama proses berlangsung, akses di sekitar lokasi turut diawasi guna mendukung kelancaran penyidikan.
Usai menyisir rumah selama berjam-jam, tim penyidik KPK keluar sambil membawa sejumlah koper dan kardus yang langsung diamankan sebagai barang bukti.
Seluruh barang bukti tersebut kemudian dibawa menuju Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, untuk diterbangkan ke Jakarta pada Sabtu (25/7/2026).
Sebelum diberangkatkan, koper-koper tersebut dibungkus rapat (wrapping) oleh petugas bandara guna menjaga keamanan dan keutuhan dokumen maupun barang bukti selama proses pengiriman.
Dengan pengawalan ketat aparat kepolisian, rombongan penyidik KPK beserta barang bukti langsung menuju Ruang VVIP Bandara Fatmawati Soekarno sebelum bertolak ke Jakarta.
Hingga kini, KPK belum mengungkap isi lima koper dan satu kardus yang dibawa dari lokasi penggeledahan. Lembaga antirasuah itu juga belum menyampaikan perkara yang sedang didalami maupun status hukum pihak-pihak yang terkait.
Pemerintah Kota Bengkulu pun belum memberikan keterangan resmi mengenai penggeledahan tersebut. [ANTARA]
Baca Juga: Satu per Satu Dipanggil, 13 Lurah Diperiksa di Kasus Korupsi Lampu Jalan Palembang
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Konsisten Dampingi Nasabah hingga Mandiri
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah