Tasmalinda
Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:45 WIB
OJK dan Pemprov Sumsel siapkan jalan 100.000 Sultan Muda tembus pasar
Baca 10 detik
  • Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan OJK memperkuat ekosistem usaha melalui program 100.000 Sultan Muda.
  • Kegiatan ini meresmikan outlet khusus UMKM di Palembang untuk memperluas akses pasar bagi wirausaha.
  • Kolaborasi lintas sektor tersebut bertujuan meningkatkan pembiayaan, digitalisasi, dan pertumbuhan ekonomi daerah Sumatera Selatan.

SuaraSumsel.id - Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan memasuki tahap baru. Tidak lagi hanya berfokus pada pelatihan kewirausahaan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai memperkuat ekosistem usaha melalui pembukaan akses pembiayaan, digitalisasi, perluasan pasar, hingga peresmian outlet khusus bagi produk UMKM binaan Sultan Muda.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bincang Santai Dukungan Industri Jasa Keuangan yang dirangkaikan dengan peresmian Outlet UMKM Sultan Muda "Awan Kerupuk 988" di Palembang. Outlet ini diproyeksikan menjadi etalase produk sekaligus ruang promosi bagi pelaku usaha muda agar lebih mudah menjangkau konsumen, investor, dan mitra bisnis.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan Program Strategis 100.000 Sultan Muda bukan sekadar mencetak wirausaha baru, tetapi membangun generasi muda yang mandiri, inovatif, dan mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, pengembangan pengusaha muda tidak cukup hanya melalui motivasi, tetapi juga membutuhkan dukungan nyata berupa peningkatan kapasitas, kemudahan akses pembiayaan, dan perluasan pasar.

"Yang kita bangun adalah ekosistemnya. Anak muda harus memiliki kesempatan untuk tumbuh, mendapatkan akses pembiayaan, dan memperluas pasar sehingga usahanya bisa berkembang," ujar Herman Deru.

Bukan Hanya Modal, tetapi Ekosistem Bisnis

Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto menegaskan keberhasilan membangun wirausaha muda memerlukan kolaborasi lintas sektor.

Karena itu, OJK melibatkan berbagai industri jasa keuangan, mulai dari perbankan, Pegadaian, perusahaan asuransi, hingga lembaga jasa keuangan lainnya untuk mendukung implementasi Program 100.000 Sultan Muda. Fokusnya meliputi peningkatan literasi dan inklusi keuangan, perluasan akses pembiayaan, digitalisasi usaha, serta pengembangan akses pasar.

Menurut Arifin, sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang lebih tangguh, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi di tengah perubahan ekonomi.

Baca Juga: Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Outlet UMKM Jadi Etalase Produk Sultan Muda

Peresmian Outlet UMKM Sultan Muda menjadi salah satu implementasi nyata program tersebut. Selain menjadi tempat pemasaran produk, outlet ini juga diharapkan menjadi ruang promosi yang mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen, investor, dan calon mitra usaha sehingga peluang ekspansi bisnis semakin terbuka.

Program Strategis 100.000 Sultan Muda merupakan bagian dari program unggulan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sumatera Selatan yang didukung Sultan Muda Sumsel Center (SMSC).

Program ini dirancang membangun ekosistem kewirausahaan yang terintegrasi melalui peningkatan kapasitas usaha, penguatan literasi dan inklusi keuangan, akses pembiayaan, digitalisasi, serta perluasan pasar. OJK dan Pemprov Sumsel berharap kolaborasi ini mampu mempercepat lahirnya wirausaha muda yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan sekaligus memperkuat kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Load More