SuaraSumsel.id - Kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) seharusnya menjadi tuan rumah atas perhelatan timnas Indonesia kontra Brunei Darussalam yang dijadwalkan akan berlangsung pekan depan.
Laga yang berlangsung di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang tersebut, dinyatakan batal digelar. Ketua PSSI Erick Thohir pun menyampaikan pernyataan maaf atas kebijakan yang diambilnya tersebut.
Timnas Indonesia diagendakan melakoni laga kandang lawan Brunei di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 12 Oktober mendatang.
Dalam perkembangannya, PSSI memindahkan venue pertandingan dari Stadion Jakabaring ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Hal tersebut dilakukan atas pertimbangan kondisi Palembang karena kondisi kabut asap yang tidak memungkinkan digelar pertandingan.
Erick menekankan jika dirinya bukan berniat tidak komitmen atau mengapresiasikan persiapan yang telah dilakukan di Sumsel.
"Saya mohon maaf sekali," ujarnya
"Tetapi memang konteksnya situasi alamnya kurang mendukung," sambung Menteri BUMN tersebut.
Erick Thohir juga menambahkan tidak ada unsur kesengajaan atas kebijakan tersebut.
"Makanya kemarin kami rapat di PSSI, kami putuskan untuk 12 Oktober ini tetap di Jakarta, Gelora Bung Karno," akunya.
Baca Juga: Sumsel 3 Kali Batal Tuan Rumah Piala Dunia, Publik Makin Geram Akan Asap Karhutla
"Cuma karena situasi alam yakni asap dan segalanya kan tidak mungkin kita di sana (Palembang)," sambung Erick.
Erick Thohir meminta maaf perihal pergeseran venue tersebut.
"Tetapi memang konteksnya situasi alamnya kurang mendukung," ucap Erick Thohir kemudian.
Publik pun sebenarnya menyayangkan jika laga tersebut harus dipindahkan. Mengingat laga sepak bola apalagi jika yang bertanding ialah timnas Indonesia.
"Sayang ya, karena kan timnas yang main. Jarang bisa lihat langsung timnas main di Palembang," aku pecinta olahraga bola di Palembang, Syapri.
Berita Terkait
-
3 Pemain Debutan yang Dipanggil Shin Tae-yong untuk Laga Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam
-
Gantikan Jordi Amat yang Cedera di Timnas Indonesia, Simak Dahsyatnya Performa Fachruddin Aryanto di BRI Liga 1
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia usai Dicoretnya Jordi Amat dan Yance Sayuri, Tetap Dominan Lawan Brunei?
-
Ketum PSSI Minta Maaf, Duel Timnas Indonesia versus Brunei Resmi Batal Digelar di Palembang
-
Sumsel 3 Kali Batal Tuan Rumah Piala Dunia, Publik Makin Geram Akan Asap Karhutla
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap