SuaraSumsel.id - Nama Presiden Sriwijaya FC Hendri Zainuddin kekinian ramai dibahas publik. Namanya kian ramai dibahas setelah ditetapkan menjadi tersangka kasus dana hibah di tubuh KONI. Anggaran tersebut berasal dari dana hibah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.
Pada minggu kemarin, Hendri Zainuddin yang menjabat sebagai Ketua KONI Sumsel mengembalikan dua sertifikat tanah sekaligus uang Rp500 juta. Uang ini diklaimnya sebagai uang pribadi bukan sebagai hasil korupsi yang dalam kasus korupsi menjeratnya.
Keknian Hendri Zainuddin diketahui sudah mundur dari jabatan sebagai Presiden Sriwijaya FC. Perusahaan yang menungi Sriwijaya FC pun tengah mencari sosok pengganti dari Hendri Zainuddin.
Hal ini dibenarkan oleh Manajer Sriwijaya FC Hendriansyah. Dia mengungkapkan jika pihaknya sudah mencoba melakukan pembahasan mengenai pengganti dari posisi tersebut.
Penggantian ini disebutkan juga menjadi kebutuhan klub kebanggan wong kito. Presiden Sriwijaya FC Hendri memang sudah menyampaikan surat pengunduran dirinya.
Beberapa sosok juga dinilai pas mengisi posisi tersebut. Disebutkan sejumlah tokoh kelahiran Sumatera Selatan (Sumsel) juga dirasakan berkesesuaian mengisi jabatan tersebut.
Diberitakan sebelumnya, kuasa hukum Hendri Zainuddin, Tito Dalkuci membenarkan penyerahan uang tersebut. “Kita serahkan ke penyidik berupa uang Rp500 juta dan sertifikat di kawasan Sukajadi Talang Kelapa yang diajukan untuk diblokir,” ujarnya melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Asintel Kejati Sumsel Rahmat membenarkan melakukan penyitaan terhadap barang bukti berupa uang.
Berdasarkan surat perintah penyidikan diterima aset dari HZ, uang tunai Rp500 juta terdiri atas pecahan Rp100 ribu dan uang pecahan Rp 50 ribu.
Baca Juga: Angkut BBM Ilegal, Kapal SPOB Dinar Jaya Ditahan Polda Sumsel
“Uang tersebut diserahkan oleh kuasa hukum HZ dan disimpan ke rekening khusus tanpa bunga. Uang tersebut akan dijadikan barang bukti dalam persidangan,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Tarif Baru PDAM Tirta Musi Ditolak, Warga Aksi Mandi di Kantor Wali Kota Palembang
-
8 Titik di OKU Alami Karhutla dalam Waktu Bersamaan
-
Angkut BBM Ilegal, Kapal SPOB Dinar Jaya Ditahan Polda Sumsel
-
Profil Sarjono Turin: Kajati Sumsel Tuntut Lina Mukherjee 2 Tahun,Tapi Diam saat Pemerkosa Dituntut 7 Bulan
-
Hendak Selundupkan 81 Ton BBM Ilegal ke Lampung, 7 Orang Ditangkap Polda Sumsel
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti
-
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia
-
Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi
-
Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan
-
4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak