SuaraSumsel.id - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Sumatera Selatan (Sumsel) siap menindaklanjuti arahan tim BPK terkait hasil pemeriksaan pada Agustus 2023.
Tim BPK menemukan kekurangan personel petugas keamanan lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) atau sipir penjara.
Kepala Kanwil Kemenkumham Sumsel Ilham Djaya mengatakan jumlah petugas keamanan di lapas dan rutan di provinsi ini memiliki perbandingan dengan warga binaan pemasyarakatan (WBP) 1:100-120 atau terdapat kekurangan personel itu menjadi salah satu permasalahan yang perlu segera diatasi.
Untuk mengatasi kekurangan sipir penjara itu, kata dia, pihaknya berupaya secara bertahap melakukan perekrutan petugas baru, sehingga pengamanan lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara yang tersebar di 17 kabupaten dan kota dalam provinsi setempat bisa maksimal.
"Sipir yang bertugas di lapas dan rutan, jumlahnya masih minimal, kondisi ini menjadi perhatian pihaknya untuk mengupayakan penambahan secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan," ujarnya, Sabtu (12/8/2023).
Dia menjelaskan sipir yang bertugas melakukan pengamanan di 20 lapas dan rutan dalam wilayah provinsi ini, jumlahnya tidak seimbang dengan jumlah narapidana atau warga binaan pemasyarakatan.
"Meskipun jumlah sipir terbatas, kata dia, dengan sistem pengamanan dan pembinaan yang diterapkan selama ini secara umum warga binaan bisa dikendalikan dengan baik dan dapat dihindari terjadinya kerusuhan di dalam lapas dan rutan," ujar Kakanwil Ilham.
Sementara Pengendali Teknis BPK RI Perwakilan Sumsel Rosalin Boru Angin menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan atas kinerja pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham provinsi setempat Tahun Anggaran 2020-2023 sejak 31 Juli hingga 11 Agustus 2023.
Fokus pemeriksaan meliputi sembilan unsur yakni sumber daya manusia, pengelolaan anggaran, sarana dan prasarana, pengadaan dan penyimpanan barang, keamanan dan ketertiban, pembinaan narapidana, manajemen atas populasi WBP, tahanan, basan dan baran, pelayanan pada UPT pemasyarakatan serta teknologi informasi.
Baca Juga: Warga Desa Arisan Buntal OKI Ramai Berburu Emas Kuno di Sungai, Ada Emas Soekarno
Berdasarkan hasil pemeriksaan pada sampel satuan kerja pemasyarakatan yakni Lapas Kelas I Palembang, Rutan Kelas I Palembang, LPKA Kelas I Palembang, Bapas Kelas I Palembang, dan Rupbasan Kelas I Palembang, tidak ditemukan permasalahan signifikan yang berdampak pada penilaian opini dari BPK.
Namun mengenai temuan jumlah petugas jaga di lapas/rutan yang memiliki perbandingan dengan WBP 1:100-120., sehingga diminta untuk segera diatasi karena jika dibiarkan berlarut bisa menjadi masalah serius.
"Temuan yang ada segera ditindaklanjuti sehingga tidak menjadi temuan berulang. Segera tindaklanjuti segala rekomendasi BPK, bila perlu berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak agar tercapai kinerja yang maksimal,” ujar Rosalin. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Warga Desa Arisan Buntal OKI Ramai Berburu Emas Kuno di Sungai, Ada Emas Soekarno
-
BREAKING NEWS! Sekelompok Pria Bersajam di Palembang Hancurkan Rumah Warga
-
Gelar Pekan QRIS di Palembang, BI Target Transaksi Digital UMKM Khas Sumsel
-
Kapolres Lubuklinggau Didemo Diminta Mundur dari Jabatan, Ada Oknum Anggota Pungli Kasus
-
Di Babel Bentuk Satgas Tambang, Mantan Gubernur Ridwan Djamaluddin Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Promo HUT RI di Wyndham Opi Hotel Palembang, Menginap Dapat Sajian Spesial dan Mooncake Eksklusif
-
Bersama Danantara, BRImo Tembus 49,7 Juta Pengguna dengan Transaksi Rp4.166 Triliun
-
Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral