SuaraSumsel.id - Universitas Sriwijaya (Unsri) mengukuhkan lima Guru Besar sekaligus rapat senat terbuka yang dipimpin langsung Rektor Prof. Anis Saggaff di Gedung Graha Sriwijaya Unsri Palembang, Rabu.
Dengan demikian, jumlah guru besar di Unsri mencapai 150 orang. Kekinian, Unsri memiliki 141 guru besar yang tersebar di seluruh Fakultas di Unsri.
Adapun lima guru besar tersebut yang dikukuhkan tersebut adalah Prof. Dr. M. Faizal, DEA Guru Besar bidang Ilmu Teknik Kimia pada Fakultas Teknik. Sedangkan empat Guru Besar lainnya dari Fakultas Pertanian yaitu Prof. Dr Ir. A. Muslim, M.Agr Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit Tumbuhan, Prof. Dr. Ir. Elisa Wildayana, M.Si Guru Besar Bidang Ilmu Agribisnis, Prof. Dr. Ir. Suwandi, M.Agr Guru Besar Bidang Ilmu Proteksi Tanaman, dan Prof. Dr. Ir. Yulia Pujiastuti, MS Guru Besar Bidang Ilmu Hama Tumbuhan.
Anis Saggaff mengatakan pengukuhan ini adalah yang terbanyak karena selama ini biasanya hanya satu sampai tiga saja.
"Alhamdulillah Unsri telah menambah Guru Besar lagi. Ini pengukuhan Guru Besar pertama dalam tahun 2022 langsung lima Guru Besar, selama ini biasanya hanya satu sampai tiga Guru Besar saja," katanya.
Syarat menjadi Guru Besar tidaklah mudah karena harus mempunyai poin 300 lebih dan setiap tahun persyaratan terus bertambah.
“Tidak mudah untuk menjadi Guru Besar Universitas karena harus mempunyai poin lebih dari 300 dan memiliki jurnal reputasi internasional,” jelasnya.
Dengan bertambah Guru Besar ini bisa meningkatkan Unsri menjadi lebih baik dari sebelumnya.
"Saya berharap adanya penambahan Guru besar ini bisa meningkatkan kualitas Unsri jauh lebih baik dari sebelumnya,” pungkasnya
Baca Juga: Dituding Ajak Pekerja Sawit di Sumsel Mogok, Gugatan Pesangon Hotman Dimenangkan Hakim
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Riza Fahlevi pun mengaku bangga telah bertambah guru besar Unsri yang diharapkan berdampak pada pendidikan di Sumsel. [ANTARA]
Tag
Berita Terkait
-
Dituding Ajak Pekerja Sawit di Sumsel Mogok, Gugatan Pesangon Hotman Dimenangkan Hakim
-
Bandel Bawa Mobil ke Mapolrestabes, Anggota Ditilang Sampai Ban Mobil Dikempiskan Propam
-
12 Mantan Kades di OI dan OKI Sumsel Tersangka Korupsi Anggaran Kemenpora Segera Disidang
-
4 BUMD Sumsel Terjerat Kasus Korupsi: Terpidana Ada Mantan Gubernur Sumsel Dua Periode
-
Kasus Korupsi Augie Bunyamin di Tubuh BUMD Sumsel, Negara Rugi Rp3,6 Miliar
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap