- Akun Facebook Rita Endri mengunggah video viral yang mengimbau sopir logistik menunda perjalanan ke Empat Lawang.
- Imbauan tersebut dibuat karena seorang rekan pengunggah diduga menjadi korban perampokan saat kendaraannya terperosok.
- Pengunggah mendesak adanya jaminan keamanan dari pihak kepolisian setempat sebelum sopir kembali melintasi wilayah tersebut.
SuaraSumsel.id - Sebuah video berisi imbauan agar pengemudi kendaraan logistik sementara waktu tidak memasuki Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, viral di media sosial. Ajakan tersebut muncul setelah seorang pengunggah mengaku sejumlah rekannya mengalami aksi kejahatan saat melintas di wilayah tersebut.
Video yang telah ditonton puluhan ribu kali itu diunggah melalui Facebook oleh akun Rita Endri. Dalam rekaman tersebut, ia meminta para sopir logistik dari Jawa maupun Sumatera menunda perjalanan ke Empat Lawang sampai ada jaminan keamanan dari aparat setempat.
Imbauan itu secara khusus ditujukan kepada pengemudi yang mengangkut komoditas pertanian, termasuk pepaya, dari sejumlah kecamatan di Empat Lawang.
“Untuk kawan-kawan pengemudi logistik dari Jawa ataupun Sumatera, setop dulu masuk ke Kabupaten Empat Lawang, banyak yang muat pepaya di beberapa kecamatan, untuk saat ini stop dulu, sedang rawan-rawannya,” ujar Rita dalam video tersebut.
Rita menyebut ajakan itu disampaikan sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama pengemudi logistik. Menurut keterangannya dalam video, seorang rekannya diduga menjadi korban perampokan sekitar dua hari sebelum video tersebut diunggah.
Ia mengungkapkan, kejadian itu disebut berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB, ketika kendaraan rekannya terperosok. Rita juga menceritakan adanya pengemudi lain yang diklaim dikejar orang tak dikenal sekitar pukul 03.00 WIB.
“Jangan masuk ke Empat Lawang saat tengah malam dan menjelang pagi, rekan saya dua hari yang lalu menjadi korban perampokan jam 5 subuh mobilnya terperosok, sebelumnya jam 3 ada rekan kami juga yang dikejar, untung tidak kena,” katanya.
Keterangan tersebut menjadi alasan Rita mengingatkan para pengemudi untuk lebih berhati-hati ketika melintasi wilayah Empat Lawang, terutama pada malam hingga menjelang pagi.
Meski demikian, kronologi dan lokasi pasti kejadian yang diceritakan dalam video tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada kepolisian. Belum ada keterangan resmi yang memastikan rangkaian peristiwa tersebut maupun jumlah kasus yang dilaporkan.
Baca Juga: Kemarau Panjang, Air Bersih Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang Disuplai 2 Mobil Tangki
Sopir logistik desak jaminan keamanan dari aparat
Dalam video yang sama, Rita mempertanyakan penanganan aparat terhadap dugaan aksi perampokan yang menurutnya berulang kali terjadi.
Ia meminta pengemudi tidak memasuki wilayah tersebut sebelum ada kepastian keamanan dari aparat setempat. “Setop dulu masuk Kabupaten Empat Lawang sebelum ada jaminan keamanan dari aparat setempat,” ujarnya.
Rita juga menyampaikan kritik terhadap penanganan kasus kejahatan yang ia sebut meresahkan para pengemudi. Namun, pernyataan tersebut merupakan pandangan pengunggah video dan belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai kinerja kepolisian tanpa keterangan serta data pendukung.
Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi masih dalam proses konfirmasi terkait video yang viral tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Kemarau Panjang, Air Bersih Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang Disuplai 2 Mobil Tangki
-
Saat KPK Usut Audit BPK Sumsel, Begini Rapor WTP Muara Enim, PALI dan Empat Lawang
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
Viral Minta Uang ke Sopir Pakai Seragam Polisi, Eks Bripka di Lubuk Linggau Ditangkap
-
Antre BBM di SPBU Makan Korban, Sopir Truk Meninggal Dunia Diduga Karena Kelelahan
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap
-
Bisnis Properti Sumsel Tak Lagi Baik-Baik Saja, REI Ungkap Penurunan Permintaan di Semua Segmen
-
Lewat Qlola Mobile, BRI Perluas Akses Pengelolaan Keuangan Perusahaan Secara Digital