SuaraSumsel.id - Usai melakukan rapat koordinasi yang dilakukan oleh manajemen Sriwijaya FC, kisruh homesbase Sriwijaya FC jelang pertandingan laga 2 akhirnya menemukan titik terang. Hasil dari rapat tersebut, dapat dipastikan markas Sriwijaya FC akan tetap berada di Palembang yaitu di Stadion Bumi Sriwijaya.
Manajer Sriwijaya FC, Hendriansyah menyatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan izin untuk menggelar homebase di Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Sumatera Selatan.
“Memang awalnya kita tidak dapat izin karena lapangan akan dipakai untuk persiapan latihan Piala Dunia U-20. Tapi berkat kerjasama antara semua pihak yang membantu, maka kick off akan dilaksanakan di GSJ,” katanya.
Meski demikian, pihaknya mengatakan bahwa pada hasil rapat yang dilakukan oleh manajemen Sriwijaya FC bersama pengurus Jakabaring Sport City (JSC) dan stakeholder terkait ada dua poin yang harus menjadi perhatian.
“Meski homebase kita tetap di Palembang, namun prioritas lapangan adalah di Lapangan Atletik 1 JSC dan satu lagi di Stadion Bumi Sriwijaya namun dengan catatan jika lokasi tersebut telah selesai direnovasi,” tambah Hendri.
Direktur Utama PT JSC Palembang Meina Paloh menegaskan jika pengelola JSC bukan tidak mengizinkan Sriwijaya FC untuk bermain di JSC, tetapi tidak memperkenankan laga digelar di stadion utama.
“Ini perlu diluruskan, karena sempat ada kesalahpahaman terkait izin bermain. Kita bukan tidak mengizinkan, tapi tidak memperkanankan laga tersebut digelar di stadion utama karena masih dalam tahap perawatan,” tegas Meina Paloh pada Senin, (22/8/22).
Dirinya menyebutkan bahwa saat ini telah menyepakati bersama bahwa markas homebase Sriwijaya FC untuk menggelar pertandingan Liga 2 akan tetap digelar di Palembang.
"Stadion home atletik 1 jadi prioritas, kita izinkan karena dalam kondisi siap. Sementara GSJ belum bisa digunakan. Serta untuk izin di Stadion Bumi Sriwijaya menurut Dispora Sumsel, baru siap sekitar dua bulan lagi, sebab sedang perawatan untuk rumput," tutup Meina Paloh.
Kontributor: Siti Umnah
Tag
Berita Terkait
-
Kantor Bawaslu Sumsel Digeledah Kejari Prabumulih, Dugaan Kasus Korupsi Dana Hibah Bawaslu Prabumulih
-
Halo Wong Palembang, PLN Bakal Matikan Listrik Lebih 3 Jam Siang Ini
-
Cuaca Sumsel Hari Ini, Palembang Diguyur Hujan Siang Hingga Sore Hari
-
Bertemu Surya Paloh, Puan Maharani: Ini Bukan Cuma Pertemuan Partai Politik, tapi Seorang Om pada Keponakan
-
Pemkot Palembang Anggarkan Rp 1,2 Triliun untuk Sektor Pendidikan di APBD-P 2022
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Dituntut 12 Tahun, Eks Dirjen Perkeretaapian Divonis 8,5 Tahun di Kasus LRT Palembang
-
Rakor Dipimpin Gubernur Herman Deru, Benarkah Banjir Palembang Segera Teratasi?
-
Apa yang Terjadi dengan Pendidikan dan Infrastruktur di Sumsel hingga Picu Demo 'Sumsel Resah'?
-
Kasus Dokter Myta, Polisi Tunggu Hasil Investigasi Kemenkes untuk Tentukan Langkah Hukum
-
Benarkah 5 Pegawai Dishub Palembang Dipecat Usai Ribut Razia Ilegal? Ratu Dewa Buka Suara