SuaraSumsel.id - Sosok polisi wanita atau polwan Polda Sumsel, Suci yang laporkan suami ke polisi karena dugaan perselingkuhan kian mendapatkan dukungan. Belakangan dukungan datang dari jajaran Polda Sumatera Selatan, termasuk istri Kapolda Sumsel.
Di media sosialnya, Suci pun menanggapi pertanyaan netizen. Dia menanggapi pertanyaan netizen yang menilai perbuatan Suci menuliskan permasalahan perselingkuhan sang suami, di media sosial sebagai bagian membuka aib keluarga sendiri.
Netizen bertanya seperti ini, "Waduh malu gak tuh, terkenal tapi beginia. Dari pada mengumbar aib keluarga, mending mbak berangkat umrah, terus meminta doa sama Allah dikasih jodoh yang lebih baik, dan rejeki yang melimpah serta kebahagian dunia akhirat?,. tulis netizen.
Suci kemudian mengunggah jawaban tersebut di media sosial miliknya @sucidrma.
Dia menyebutkan jika apa yang dilakukannya ialah upaya melindungi perempuan Indonesia. Suci pun menjawab pertanyaan netizen dengan santun menjelaskan.
"Mbak Diah yang saya hormati, ini bukan aib yang harus diumbar," ujarnya menegaskan.
Dia pun menngharapkan agar semua pihak harus bisa mencerna permasalahannya dengan baik-baik. Hal yang dilakukan dengan setiap detail persoalan apapun yang tampil di publik, ialah dengan niat kebaikan.
"Karena hal ini untuk perempuan Indonesia, yang selama ini terkendala speak up. Banyak kasus-kasus lain, yang ibu nya mengalami stress berat, akibat pada anak-anaknya," sambung Suci.
Suci pun mencotohkan perihal kalimat yang ditulisnya, "Banyak kasus lain, dengan contoh kasus yang baru terjadi menggorok anak karena beban depresi berat. Naidzublillah," sambung ia.
Baca Juga: Mengumbar Perselingkuhan di Media Sosial, Polwan di Sumsel Ingin Suaminya Dipecat Sebagai ASN
Ia pun menegaskan jika apa yang dia lakukan saat ini, aialah bentuk berkorban.
"Saya berkorban, biarlah saya yang melalui ini, agar ke depan pelaku lainnya bisa REM perbuatannya, agar perempuan terlindungi, agar perempuan mendapatkan haknya, agar perempuan hidup dan berhak berbahagia," sambung Suci.
Karena, menurut Suci, seorang ibu berhak bahagia, karena akan melahirkan anak-anak bangsa yang cerdas. "Di sini, awal mula kebaikan mbak," tegas Suci.
"Semoga kebaikan terus tumbuh untuk negeri ini."Melalui anak-anak yang ke depannya. Karena mereka lah penerus, karena kita akan tua dan mati," pungkas Suci.
Sebelumnya, cuitan Suci pun ramai dibagikan di Twiiter.
Dia membagikan curahan hatinya dengan cukup lengkap.
Tag
Berita Terkait
-
Menteri Erick Thohir Dinilai Ideal Pimpin Indonesia, Begini Alasan Kelompok Milenial
-
Waspada, Ternak Bergejala Terpapar Penyakit Mulut dan Kuku Ditemukan di Lubuklinggau
-
Korupsi Bantuan Operasional Kesehatan, Mantan Kadinkes Prabumulih Happy Tedjo Bakal Disidang
-
Dua ASN Pemkab OKI "DK" dan "W" Terancam Sanksi Berat, Buntut Polwan Ceritakan Perselingkuhan Suami
-
Pengakuan Perselingkuhan Suami Polwan, ASN Pemkab OKI "DK" yang Viral
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
Jelang Hari Raya, 12.352 Pemudik Diberangkatkan BRI ke Kota-kota Tujuan
-
Bank Sumsel Babel Hadirkan 'Welcome to Palembang', Perahu Kajang Jadi Ikon Baru Bandara SMB II
-
Safari Ramadan PTBA Pererat Silaturahmi, Hadirkan Jembatan Kebaikan bagi Masyarakat
-
Pelari Pria Pakai Gandik di Palembang, Budayawan Kecam dan Ingatkan Soal Tradisi
-
Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Rp10 Miliar, Wajah Baru atau Sekadar Percantik Kota?