Tasmalinda
Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:44 WIB
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menargetkan ketua dpd Golkar Sumsel sosok yang mampu mengembalikan kemenangan partai. (Suara.com/Faqih Fathurrahman)
Baca 10 detik
  • DPD Partai Golkar Sumatera Selatan bersiap menggelar Musyawarah Daerah untuk memilih ketua baru sekaligus mengonsolidasikan organisasi.
  • Ketua Umum Bahlil Lahadalia menargetkan kepengurusan baru mampu membawa Partai Golkar memenangi Pileg dan Pilkada 2029.
  • Forum Musda juga akan membahas evaluasi organisasi, program kerja, serta strategi memperkuat posisi politik di Sumsel.

SuaraSumsel.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Selatan bersiap menggelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk memilih kepengurusan baru. Agenda ini menjadi momentum penting karena akan menentukan arah kepemimpinan partai berlambang beringin tersebut menjelang tahapan politik berikutnya.

Musda tidak hanya menjadi forum pergantian ketua DPD, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan strategi menghadapi agenda politik, termasuk Pemilu mendatang.

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia disebut memberikan perhatian terhadap pelaksanaan Musda di daerah. Salah satu target yang disampaikan adalah agar konsolidasi internal berjalan solid sehingga kepengurusan baru dapat bekerja efektif setelah Musda selesai.

Di berbagai provinsi, Musda Golkar juga menjadi ajang menentukan arah kepemimpinan partai di tingkat daerah. Sejumlah Musda sebelumnya berlangsung dengan dinamika perebutan dukungan hingga munculnya calon yang terpilih secara aklamasi.

Ketua Steering Committee (SC) Musda Golkar Sumsel, Anita Noeringhati, menyebut Musda tahun ini tidak hanya menjadi forum memilih ketua baru, tetapi juga menjadi momentum menyiapkan strategi menghadapi kontestasi politik 2029. Ia mengatakan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan target agar kepengurusan yang terpilih mampu membawa Golkar meraih kemenangan pada Pileg maupun Pilkada 2029.

"Ketum Golkar mengamanatkan bahwa Ketua DPD Golkar Sumsel yang terpilih nantinya harus mampu memenangkan Pileg 2029 dan Pilkada 2029. Pemilu 2029 harus dimenangkan Golkar. Itu menjadi tolak ukur keberhasilan kepemimpinan DPD Golkar Sumsel ke depan," kata Anita.

Di Sumatera Selatan, perhatian publik tertuju pada siapa figur yang akan memimpin DPD Golkar ke depan. Ketua terpilih nantinya tidak hanya bertugas mengonsolidasikan struktur partai hingga tingkat kabupaten dan kota, tetapi juga mempersiapkan mesin politik menghadapi berbagai agenda elektoral.

Selain memilih ketua, Musda juga akan membahas evaluasi organisasi, program kerja, serta strategi memperkuat posisi Golkar di Sumatera Selatan. Hasil forum ini diperkirakan akan memengaruhi dinamika politik daerah mengingat Golkar merupakan salah satu partai dengan basis suara yang signifikan di Sumsel.

Meski jadwal pelaksanaan Musda telah dipersiapkan, hingga kini perhatian publik masih tertuju pada peta dukungan dan figur-figur yang berpotensi maju sebagai calon ketua DPD. Persaingan maupun kemungkinan tercapainya musyawarah mufakat diperkirakan akan menjadi salah satu isu yang mengemuka menjelang pelaksanaan forum tersebut.

Baca Juga: Mengapa Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi Digeledah KPK di Kasus Audit Muara Enim?

Load More