SuaraSumsel.id - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Sumsel melakukan sidak ke sejumlah distributor makanan dan minuman, serta pusat perbelanjaan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sabtu (9/4/2022).
Kepala BPOM Provinsi Sumsel Zulkifli menyampaikan bahwa OKU merupakan kabupaten ke-2 yang didatangi pada pekan pertama di bulan Ramadhan ini.
Kegiatan ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari makanan atau produk yang terbuat dari bahan yang dapat membahayakan kesehatan.
"Berdasarkan hasil sidak hari tidak ditemukan produk makanan yang dijual pedagang maupun distributor mengandung zat berbahaya," ujarnya dikutip dari ANTARA.
Pelaksana Harian Bupati OKU, Teddy Meilwansyah beserta dinas terkait jajaran Pemkab OKU, saat ikut mendampingi sidak menjelaskan, pihaknya bersama dengan BPOM Provinsi Sumsel melakukan pengawasan terhadap produk-produk makanan serta minuman yang dijual pedagang di Kabupaten OKU khususnya selama Ramadhan 1443 Hijriyah.
“Ini adalah upaya kami bersama dalam rangka melindungi masyarakat OKU dari mengkonsumsi bahan-bahan yang mungkin berbahaya bagi kesehatan," katanya.
Berdasarkan hasil sidak pihaknya tidak menemukan makanan atau minuman yang kadaluarsa ataupun berbahaya beredar di daerah itu.
"Kami akan terus berkeliling mengecek lokasi tempat-tempat penjualan. Termasuk juga ke pasar bedug di Taman Kota Baturaja guna memastikan makanan dan minuman yang dijual pedagang tidak mengandung bahan-bahan yang dapat membahayakan kesehatan manusia," katanya menegaskan. (ANTARA)
Baca Juga: Aturan Umrah Dipermudah, Permohonan Pembuatan Paspor di Sumsel Meningkat
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
BRI Hadirkan Program Reward Emas bagi BRILink Agen yang Sukses Tingkatkan Pengguna BRImo
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi