SuaraSumsel.id - Bencana kebakaran dialami oleh warga di perkampungan nelayan Sungsang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu (3/4/2022) malam.
Peristiwa kebakaran yang bertepatan dengan malam pertama bulan Ramadhan mengakibatkan puluhan rumah dan usaha sarang burung walet habis dilahap api. Pihak kepolisian menyebutkan jika sumber api diduga dari bahan bakar yang tumpah dan tersambar api.
Di website dinas Komunikasi dan Informasi kabupaten Banyuasin, dijelaskan jika sumber api diduga dari ledakan gas seorang pedagang gorengan yang kemudian menyambar tumpukan bahan bakar jenis premium.
"Kompor Gas yang sedang menyala milik penjual gorengan menyambar bahan bakar bensin (Premium) yang berdekatan dengan tempat mengoreng. Adanya hal itu, sontak warga panik karena besarnya api yang terus merambat menghanguskan rumah-rumah yang di dominasi dengan bangunan yang terbuat dari papan kayu itu," ujar keterangan pers di website milik pemerintah daerah tersebut.
Setelah terjadi ledakan, ratusan warga, aparat pemerintah desa, kecamatan dan kepolisian berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.
Para warga pun ada juga yang berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api itu serta membawa harta benda mereka yang masih bisa di bawa. Adapun nama pemilik rumah yang terbakar di sebelah utara jalan, yakni Hj Dewi Madura, Adit, H Isah Nangyu, Minik Husin, Amir (Warung), Budi lyut, H Darna, Ujang (Linda), Burhan, Matdiah, Hendri, H Meran, Herman Armin, Teguh, Kailani Telang, Herol. Sedangkan di sebelah selatan jalan, yakni solihin,, Lilis, Bidan Dona, Nuar, Ujang (Iwan), Karim, Teguh, Resad, H Ateng Kailani, Erni Kck," ujarnya.
Sementara Kapolsek Sungsang Iptu Bambang Wiyono mengungkapkan jika sumber api berawal dari jeriken yang berisikan bahan bakar yang meledak.
“Dari keterangan saksi yang pertama kali melihat, api berasal dari jeriken minyak. Dengan sebuah handuk basah warga tersebut pertama berusaha memadamkan namun karena api yang semakin membesar, jeriken itu ia dorong ke jalan yang akhirnya tumpah justru membuat kobaran semakin membesar,” ungkapnya melansir dari Sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
“Sampai sekarang kami masih mendata, namun ada dua gedung walet besar di dalam lorong yang ikut terbakar,” ungkapnya memastikan akan melaporkan lebih lengkap.
Baca Juga: LRT Sumsel Operasikan 88 Perjalanan Selama Ramadhan
Terakhir ia menyebutkan, kebakaran yang terjadi di kampung atas air ini baru di bisa dipadamkan tiga jam kemudian.
Tag
Berita Terkait
-
Malam Pertama Ramadhan, Masjid Agung dan Masjid Darul Muttaqien Pasar Kuto Salat Tarawih 20 Rakaat
-
Pengurus Ungkap Alasan Fitrianti Agustinda Mundur dari PDI Perjuangan: Sibuk dalam Tugas Wawako Palembang
-
Teriakan Histeris Warga Kampung Nelayan Sungsang Saat Api Melahap Puluhan Rumah: Ya Allah, Allahuaakbar
-
Suasana Salat Tarawih Malam Pertama Ramadhan di Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa, Bupati: Tidak Ada Lagi Jaga Jarak
-
Miing Bagito Sindir Minyak Goreng Langka hingga Makan Nasi Goreng tapi Dikukus, Warganet: Bukan Susah Lagi, tapi Mahal
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Cek Fakta: Viral Video Polisi Hancurkan Mobil Warga yang Tak Bersalah, Ini Faktanya
-
Terungkap Jaringan Judol Kamboja di Palembang, 2 Mahasiswa Kelola 200 Akun Facebook
-
Proyek Rumah Limas Tak Pernah Ada, ASN Palembang Didakwa Tipu Korban Rp233 Juta
-
Malam Mencekam di OKU Selatan, Jembatan Gantung Putus dan Lukai 9 Warga
-
Rumah Ditinggal ke Palembang, Emas 23 Suku Milik ASN di Ogan Ilir Raib Digondol Maling