SuaraSumsel.id - Sebanyak 13 daerah di Provinsi Sumatera Selatan atau Sumsel memberlakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 2. Keputusan ini berdasarkan Surat Edaran (SE) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Surat yang kemudian menindaklanjuti arahan Presiden RI, yang menginstruksikan agar melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Pemerlakukan PPKM level 3 (tiga), level 2 (dua), dan level 1 (satu) Corona Virus Disease (COVID-19) di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua sesuai dengan kriteria level situasi pandemi berdasarkan asesmen oleh Kementerian Kesehatan.
Hal ini lebih mengoptimalkan Pos Komando (Posko) Penanganan COVID-19 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19.
Untuk Sumatera Selatan atau Sumsel, terdapat 13 daerah yang kemudian mewajibkan memberlakukan PPKM level 2 dan empat wilayah yang memberlakukan PPKM level 1.
Adapun 13 daerah yang memberlakukan PPKM level 2 di antaranya:
- Kabupaten Ogan Komering Ulu,
- Kabupaten Ogan Komering Ilir,
- Kabupaten Muara Enim,
- Kabupaten Lahat,
- Kabupaten Musi Rawas,
- Kabupaten Musi Banyuasin,
- Kabupaten Banyuasin,
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur,
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan,
- Kabupaten Ogan Ilir,
- Kabupaten Musi Rawas Utara, K
- ota Palembang,
- Kota Pagar Alam
Sedangkan empat daerah yang memberlakukan PPKM level 1 di antaranya:
- Kabupaten Empat Lawang,
- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Kota
- Lubuklinggau,
- Kota Prabumulih
Dinas Kesehatan kota Palembang mencatat terjadi peningkatan jumlah kasus COVID-19 dalam sepekan terakhir. Dinas Kesehatan Kota Palembang, kasus positif COVID-19 tercatat bertambah selama beberapa hari terakhir, dimulai sejak Jumat (21/1) dengan jumlah satu kasus, Selasa (25/1) bertambah lima kasus, dan Kamis (27/1) sembilan kasus baru.
"Beberapa hari ini, ada penambahan 96 kasus positif COVID-19 di Palembang," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang Fenty Aprina di Palembang, Selasa (1/2/2022).
Baca Juga: Peredaran Sabu di Sumsel Tinggi: Setelah 15 Kilogram Sabu Diamankan, 16 Kilogram Sabu Digagalkan
Berita Terkait
-
Peredaran Sabu di Sumsel Tinggi: Setelah 15 Kilogram Sabu Diamankan, 16 Kilogram Sabu Digagalkan
-
Terobos Banjir, Truck dan Mini Bus Tenggelam di Depan Citi Mall Baturaja
-
Libur Imlek Kantor Bappeda Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar Oknum Pria
-
Status Honorer Segera Dihapus, Pemkab Rejang Lebong Pertahankan 1.200 Honorer
-
Warga Bengkulu Terpapar Virus COVID-19 Omicron, Tertular saat Perjalanan
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan
-
UIN Raden Fatah Gandeng Alunjiva dan Kedutaan Inggris Gelar Workshop AI for Journalism
-
Kebakaran Pabrik OKI Pulp & Paper Berlangsung 4 Jam, Ratusan Karyawan Berhamburan, Ini Faktanya
-
Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt
-
Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas