SuaraSumsel.id - Kepolisian Daerah atau Polda Sumatera Selatan mensiagakan 3.183 personil jelang libur natal dan tahun baru atau Nataru 2022. Ribuan personil ini tergabung dalam operasi lilin yang mulai dilaksanakan 23 Desember 2021 hingga 3 Januari 2022 mendatang.
" Ribuan personil ini tergabung dari 1.508 dari Polri dan 1.618 dari gabungan," Kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto yang ditemui usai upacara jelang nataru di halaman Pakri, Kamis (23/12/2021).
Mantan Kapolda Sumbar ini, operasi lilin lebih difokuskan untuk pencegahan dan diimbangi dengan masalah penegakkan hukum seperti yang melanggar prokes atau ancaman - ancaman kejahatan.
"Ada juga 76 pos pengamanan dan ada pos sekat. Pos sekat provinsi ada 7 pos. Untuk pola pengamananannya pola pengamanan tertutup dan terbuka ," ujar Toni.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra mengatakan untuk untuk pos pengamanan atau Pos PAM akan ditempatkan di 11 titik di kota Palembang yang berfungsi sebagai pengamanan, pelayanan, dan penyekatan apabila dibutuhkan.
"Pos besar ada di air mancur, simpang empat DPRD, dibeberapa Mall, Talang Jambi, Nilakandi, untuk personil Polrestabes menurunkan 450 personil gabungan, diantaranya TNI, Danlanal, Danlanud, Dishub, Sat Pol PP, Sencom mitra Polri, dan lainnya," jelas Kombes Pol Irvan.
Untuk anggota Pam yang berpakaian biasa kita terjunkan secara pam terbuka dan tertutup.
"Pengamanan secara terbuka dan tertutup selalu ada dalam setiap kegiatan kepolisian, ada yang secara uniform polisi dan tertutup, untuk jumlahnya rahasia," pungkasnya.
Baca Juga: 5 Fakta Kasus Polwan Polda Sumsel Dipukul Provos Kodam II Sriwijaya
Tag
Berita Terkait
-
5 Fakta Kasus Polwan Polda Sumsel Dipukul Provos Kodam II Sriwijaya
-
Mantan Direksi Freeport, Achmad Ardianto Diangkat Jadi Dirut PT. Timah
-
Selain Memukul, Ini Ucapan Tak Pantas Provos pada Polwan Polda Sumsel
-
Perjalanan Darat Diperketat saat Nataru, Penumpang Bus Wajib Tes dan Vaksin COVID-19
-
Gelombang Laut Tinggi, Nelayan Bengkulu Tak Melaut
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Proyek Rp10 Miliar, Fee Rp1 Miliar dan Uang Rp436 Juta: Ini Temuan Kejati dalam Kasus Iwan Tuaji
-
Kejati Tetapkan Iwan Tuaji Tersangka, Dugaan Fee Rp1 Miliar dari Proyek Rp10 Miliar Terungkap
-
Saat Diperiksa Kejati, Perjalanan Harta Iwan Tuaji Ikut Jadi Sorotan: Dari Rp50 Juta ke Rp6,7 Miliar