SuaraSumsel.id - Uang tujangan guru honor Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) Sumatera Selatan kembali telat direalisasikan.
Hal ini, kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Sumatera Selatan Suman Asra Supriono karena adanya kendala validasi data nomor rekening pribadi guru yang menerima.
"Pendistribusian tunjangan 9.335 orang guru honor tersebut masih terkendala validasi data," katanya.
Beberapa temuannya, rekening guru ada yang sudah tidak aktif, habis masa tenggang, masih ada guru yang belum memiliki rekening pribadi dan alasan lainnya.
“Permasalahan itu amat mengganggu rekening yang masih hidup,” katanya.
Ia pun menyarankan agar pendistribusian tunjangan terhadap guru honor bagi nomor rekeningnya aktif dilakukan terlebih dahulu.
“Bayarlah dulu yang aktif (nomor rekening), sementara yang tidak aktif menyelesaikan di unit sekolahnya masing-masing,” sarannya.
Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Riza Fahlevi mengatakan, uang tunjangan guru honor sudah cair senilai Rp 21 miliar, namun validasi data menghambat pendistribusiannya.
“Mudah-mudahan beberapa hari ini ada kepastiannya,”ujarnya.
Baca Juga: 10 Pasangan Suami Istri Terjerat Kasus Korupsi, Tiga dari Sumsel
Tenaga honor SMAN Palembang Zakki, berharap, uang tunjangan tersebut dapat segera cair karena akan sangat membantu mencukupi kebutuhan keluarganya.
Guru yang diakomodasi sebanyak 9.335 orang, terdiri atas 6.669 guru honor, 2.424 tenaga administrasi sekolah, dan 302 operator sekolah.(ANTARA)
Berita Terkait
-
Sumsel Ekspor 8,980 Ton Komoditas Senilai Rp 138 Miliar ke 4 Negara
-
Sidang Pembuktian Pelanggaran Izin Lingkungan Kantor Terpadu Sumsel Digelar Pekan Depan
-
Seketaris DPRD Sumsel Ungkap Anggaran Masjid Sriwijaya Bertambah di 2017
-
Besok, Sumsel Mulai Terapkan Skema Kendaraan Ganjil dan Genap
-
Catat, Ini Syarat, Cara Pendaftaran dan Prokes Tes CPNS Sumsel 2021
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka
-
BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri