SuaraSumsel.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Muaraenim, Juarsah sebagai tersangka atas kasus korupsi pembangunan infrastuktur tahun anggaran 2019, Senin (15/2/2021) sore.
Penetapan ini berdasarkan pengembangan kasus sebelumnya yang menjerat mantan bupati Ahmad Yani dan mantan ketua DPRD Muaraenim, Aries HB.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun merilis penetapan tersebut kepada publik.
Tidak jauh berselang, muncul juga video Bupati Juarsah di media sosial Facebook Haji Juarsah. Video itupun menjelaskan penetapan bupati Juarsah sebagai tersangka KPK.
Berbedanya, video yang diunggah di Facebook Haji Juarsah, bupati Juarsah belum menggunakan rompi oranye. Rompi yang biasa dipergunakan oleh tersangka KPK.
Di video di Facebook Haji Juarsah, Bupati Juarsah masih mengenakan kemeja putih dan kopiah hitam. Dalam video yang tengah duduk di sebuah meja hitam, Juarsah membeberkan mengenai penetapannya sebagai tersangka oleh KPK.
Ia mengungkapkan jika ia telah ditetapkan sebagai tersangka KPK.
Juarsah pun memberikan klarifikasi dan membela diri. Menurutnya pada saat kasus tersebut disidik KPK, dirinya hanya sebagai seorang wakil bupati.
Jabatan wakil bupati tidak memiliki kewenangan guna mempengaruhi seseorang berbuat atau tidak berbuat, atau menyuruh dan tidak menyuruh atau melakukan dan tidak melakukan.
Baca Juga: Bupati Juarsah Kader PKB DItetapkan Tersangka, DPW PKB: Kita Lihat Dulu Lah
Karena menurut Juarsah, kewenangan tersebut tidak pada dirinya.
"Pada saat itu, saya sebagai wakil bupati yang tidak memiliki kewanangan, mempengaruhi seseorang berbuat atau tidak berbuat, atau menyuruh seseroang melakukan atau tidak melakukan. Karena kewenangan tidak berada pada saya," ungkapnya.
Ia pun mengharapkan agar masyarakat tetap tenang dengan musibah ini.
"Saya ingin masyarakat tetap tenang, menerima musibah," sambung ia.
Juarsah pun menyakini penegakkan hukum akan mempertimbangkan kepentingan yang lebih besar mengingat dirinya baru dilantik 1,5 tahun menjadi bupati Muaraenim.
Video itupun kemudian dikomentari warganet.
Berita Terkait
-
Ditetapkan Tersangka KPK, Bupati Juarsah Mohon Masyarakat Maklum
-
Sempat Bersaksi Tak Terima Suap, KPK Tetapkan Bupati Juarsah Tersangka
-
Gubernur Herman Deru Tunjuk Sekda Nasrun Umar Jadi Plh Bupati Muaraenim
-
Bupati Muara Enim Ditahan KPK
-
Profil Juarsah, Bupati Muaraenim yang Ditetapkan KPK Tersangka Korupsi
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
5 Fakta Penemuan Mahkota Emas di PALI Sumsel yang Bikin Warga Heboh
-
Jelang Lebaran 2026, Alfamart Diskon Sirup Marjan hingga Biskuit Kaleng Favorit Tanpa Syarat
-
Buka Puasa Palembang 15 Maret 2026 Jam Berapa? Catat Waktu Magrib Hari Ini
-
7 Salon, Spa, dan Klinik Kecantikan di Palembang untuk Glow Up Sebelum Lebaran
-
Promo JSM Superindo Minggu Ini: Terigu, Gula, dan Mentega Murah untuk Bikin Kue Lebaran