SuaraSumsel.id - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mengalokasikan dana masing-masing Rp300 miliar bagi dua provinsi dalam persiapan pembangunan pelabuhan.
Salah satunya pelabuhan Tanjung Carat di Banyuasin, Sumatera Selatan. Direncanakan pembangunan dengan peletakkan batu pertama (ground breaking) ditarget pada tahun 2021 dan rampung 2023.
“Sumsel sudah mendapatkan dukungan. Ini semua demi pertumbuhan ekonomi Sumsel,” kata Gubernur Sumsel, Herman Deru belum lama ini.
Sumatera Selatan (Sumsel) merupakan daerah penghasil komoditas ekspor yang sejak lama bermimpi memiliki pelabuhan laut dalam sebagai feeder pengiriman barang langsung ke negara pembeli.
Pembangunan pelabuhan tersebut diproyeksikan di Tanjung Api-Api tapi kemudian berdasarkan analisis mendalam maka dialihkan ke Tanjung Carat meski harus mereklamasi areal seluas 2.000 hektare.
Pelabuhan ini diharapkan terintegrasi dengan Kawasan Ekonomi Khusus yang terhubung dengan akses Tol Trans Sumatera.
“Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat ini memang sangat diharapkan karena hingga kini Sumsel belum memiliki pelabuhan laut dalam,” kata dia.
Ketidakadaan pelabuhan laut dalam ini membuat Sumsel harus menjangkau pelabuhan di daerah lain untuk mengirimkan komoditas seperti karet, minyak sawit dan batubara, baik melalui jalur darat atau sungai.
Baca Juga: Rangkaian Imlek hingga Cap Go Meh, Penuh Doa Pengharapan
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?