- PT Kereta Api Indonesia membuka rekrutmen tahun 2026 untuk berbagai formasi secara daring melalui situs karier.kai.id.
- Pendaftaran akun dibuka pada 4 September 2026, sedangkan pemilihan formasi berlangsung tanggal 7 sampai 10 September 2026.
- Manajer Humas KAI Divre III Palembang menegaskan rekrutmen gratis, tanpa calo, dan mewaspadai modus penipuan.
Masyarakat juga diminta mewaspadai pihak yang mengarahkan peserta untuk memesan hotel, transportasi, atau akomodasi melalui agen perjalanan tertentu.
Selain itu, calon pelamar perlu berhati-hati terhadap pihak yang menjanjikan kelulusan atau mengaku dapat membantu peserta lolos seleksi dengan imbalan uang maupun bentuk lainnya.
KAI menegaskan bahwa perusahaan tidak menerapkan sistem refund atau penggantian biaya transportasi maupun akomodasi yang berkaitan dengan proses rekrutmen.
“Kalau ada pihak yang meminta uang, mengarahkan untuk menggunakan jasa tertentu, atau menjanjikan kelulusan, kami minta masyarakat tidak mempercayainya. Jangan memberikan uang maupun data pribadi kepada pihak yang tidak dapat dipastikan keabsahannya,” kata Aida.
Baca Juga:KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub
Seleksi Dilakukan Sesuai Tahapan dan Ketentuan
Proses seleksi Rekrutmen KAI 2026 dilakukan melalui tahapan yang terstruktur sesuai ketentuan dan kebutuhan formasi. Tahapan tersebut meliputi seleksi administrasi, kesehatan awal, psikologi, wawancara, hingga kesehatan akhir.
Dengan mekanisme tersebut, kelulusan peserta ditentukan berdasarkan hasil pada setiap tahapan seleksi serta kesesuaian dengan kebutuhan formasi perusahaan.
KAI Divre III Palembang berharap masyarakat turut menjaga proses rekrutmen agar berlangsung sehat, transparan, dan adil dengan tidak memberikan ruang bagi praktik percaloan. “Integritas dalam proses rekrutmen merupakan hal yang kami jaga bersama. Kami ingin setiap orang yang memiliki kompetensi dan memenuhi persyaratan mendapatkan kesempatan yang sama. Karena itu, jangan memberikan ruang kepada pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan nama KAI untuk kepentingan pribadi,” tutur Aida.
Masyarakat diimbau selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi KAI sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.
Baca Juga:Sebulan Beroperasi, KA Rajabasa Ekonomi Premium Layani 66.521 Penumpang, Hubungkan Sumsel-Lampung
Calon pelamar diminta mengabaikan pesan berantai, unggahan media sosial, maupun tautan rekrutmen dari sumber yang tidak resmi, terutama apabila disertai permintaan transfer uang, ajakan berkomunikasi melalui nomor pribadi, atau janji kelulusan.
Apabila menemukan informasi atau proses rekrutmen mencurigakan yang mengatasnamakan PT KAI (Persero), masyarakat dapat melakukan konfirmasi melalui Contact Center KAI: 121 atau 021-121, WhatsApp KAI: 0811-2223-3121 atau Media sosial KAI 121: @kai121_
KAI tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat penipuan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan PT KAI (Persero).
“Sekali lagi, kami mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi sebelum percaya dan bertindak. Rekrutmen resmi KAI dilakukan melalui kanal resmi, tidak dipungut biaya, dan tidak menggunakan jasa calo. Mari bersama-sama menjaga proses rekrutmen agar tetap bersih, transparan, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon pelamar,” tutup Aida.