Nilai Tukar Petani Sumsel Tembus Rekor 3 Tahun, Kenapa Nelayan Justru Tertekan?

NTP Sumsel Agustus 2026 capai rekor tertinggi 150,53 didorong kenaikan harga karet, kopi, dan sawit. Namun, Nilai Tukar Nelayan justru turun.

Tasmalinda
Jum'at, 04 September 2026 | 22:19 WIB
Nilai Tukar Petani Sumsel Tembus Rekor 3 Tahun, Kenapa Nelayan Justru Tertekan?
ilustrasi petani, nilai tukar petani Sumsel tembus rekor 3 tahun, kenapa nelayan justru tertekan?
Baca 10 detik
  • Badan Pusat Statistik mencatat Nilai Tukar Petani Sumatera Selatan Agustus 2026 menembus angka 150,53.
  • Kenaikan NTP didorong oleh peningkatan harga komoditas perkebunan, tanaman pangan, dan peternakan di berbagai daerah.
  • Nilai Tukar Nelayan justru mengalami penurunan sebesar 0,33 persen akibat penurunan harga hasil tangkapan.

SuaraSumsel.id - Nilai Tukar Petani atau NTP Sumatera Selatan kembali mencatatkan penguatan pada Agustus 2026. Angkanya menembus 150,53, naik 1,58 persen dibandingkan Juli yang berada di level 148,18.

Capaian tersebut menjadi angka tertinggi dalam tiga tahun terakhir berdasarkan tren NTP Sumatera Selatan periode 2024 hingga Agustus 2026. Namun, di balik kenaikan tersebut, terdapat fakta lain yang menarik: nelayan justru mengalami penurunan daya tukar.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan Moh Wahyu Yulianto melalui rilis resmi BPS menjelaskan, kenaikan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani meningkat lebih tinggi dibandingkan indeks harga yang harus dibayar petani.

Pada Agustus 2026, indeks harga yang diterima petani naik 1,73 persen, sedangkan indeks harga yang dibayar petani hanya meningkat 0,14 persen. Kondisi tersebut membuat posisi ekonomi petani secara umum menguat.

Baca Juga:Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

BPS menjelaskan NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat kemampuan atau daya beli petani di daerah perdesaan. Semakin tinggi nilainya, secara relatif semakin kuat pula kemampuan daya beli petani.

Penguatan NTP Sumsel tidak terjadi tanpa sebab. Sejumlah komoditas utama menjadi pendorong kenaikan harga yang diterima petani. Di antaranya karet, kopi, gabah, kelapa sawit, jagung, ayam ras pedaging, kacang panjang, terung, kelapa dan kakao.

Khusus subsektor perkebunan rakyat, NTP pada Agustus 2026 meningkat 1,60 persen.

BPS mencatat kenaikan tersebut terutama dipengaruhi oleh peningkatan harga komoditas perkebunan rakyat.

“Naiknya It di NTPR disebabkan naiknya harga komoditas dari kelompok tanaman perkebunan rakyat, khususnya karet, kopi dan kelapa sawit,” demikian penjelasan BPS dalam rilis resmi perkembangan NTP Sumatera Selatan Agustus 2026.

Baca Juga:Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa

Bagi Sumatera Selatan, kenaikan tiga komoditas tersebut menjadi penting karena karet, kopi dan sawit memiliki basis ekonomi masyarakat yang luas di sejumlah daerah.

Selain perkebunan, tanaman pangan juga memberikan dorongan kuat terhadap kenaikan NTP. Subsektor tanaman pangan mengalami kenaikan 1,79 persen, tertinggi dibandingkan sejumlah subsektor utama lainnya.

BPS mencatat kenaikan indeks harga tanaman pangan didorong oleh kelompok padi yang meningkat 1,62 persen serta kelompok palawija, terutama jagung yang naik 3,29 persen.

Data tersebut menunjukkan penguatan NTP Sumsel pada Agustus tidak hanya bergantung pada satu komoditas. Ketika harga karet, kopi dan sawit meningkat di sektor perkebunan, petani tanaman pangan juga memperoleh dorongan dari gabah dan jagung.

BPS mencatat kenaikan harga terutama terjadi pada ayam ras pedaging yang meningkat 2,08 persen dan telur ayam ras yang naik 0,16 persen. “Pada Agustus 2026, NTPT subsektor peternakan mengalami kenaikan sebesar 0,90 persen,” demikian data BPS Sumatera Selatan.

Kenaikan harga yang diterima peternak sebesar 0,95 persen tercatat lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks harga yang dibayar sebesar 0,05 persen. Dengan kata lain, sebagian pelaku usaha peternakan juga mengalami perbaikan posisi daya tukar pada Agustus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak