Kabut Asap Selimuti Palembang, Warga Tetap CFD: Sehat atau Malah Berisiko?

Dinas Kesehatan menyatakan kualitas udara Palembang pada 23 Agustus 2026 tidak sehat akibat kabut asap.

Tasmalinda
Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:24 WIB
Kabut Asap Selimuti Palembang, Warga Tetap CFD: Sehat atau Malah Berisiko?
Kabut asap selimuti Palembang, warga tetap CFD: sehat atau malah berisiko?
Baca 10 detik
  • Dinas Kesehatan menyatakan kualitas udara Palembang pada 23 Agustus 2026 tidak sehat akibat kabut asap.
  • BMKG mencatat konsentrasi PM2.5 di Stasiun Talang Betutu mencapai 132,3 mikrogram per meter kubik.
  • WHO menyarankan warga menunda olahraga luar ruangan intensif guna menghindari risiko gangguan pernapasan.

SuaraSumsel.id - Car Free Day (CFD) biasanya menjadi ruang warga Palembang untuk berolahraga dan menghirup udara pagi. Namun, Minggu (23/8/2026), pemandangan itu berlangsung di tengah kabut asap yang menyelimuti sejumlah kawasan kota. Pertanyaannya kemudian sederhana: masih sehatkah berolahraga di luar ruangan ketika udara justru sedang tercemar?

Dinas Kesehatan Kota Palembang sebelumnya sudah mengimbau masyarakat menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Kepala Dinkes Palembang Fenty Aprina menyebut kualitas udara Palembang berada pada level tidak sehat dan mengingatkan paparan asap dapat memicu ISPA serta gangguan kesehatan lainnya.

Ironisnya, pada pagi yang sama sebagian warga tetap mendatangi kawasan CFD. Ada yang berjalan kaki, berlari, bersepeda hingga berkumpul bersama keluarga. Sebagian lainnya tetap berolahraga meski kabut asap terlihat di sekitar lokasi kegiatan. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan: apakah manfaat olahraga masih lebih besar daripada risiko menghirup udara tercemar?

Olahraga tetap sehat, tetapi udaranya yang jadi persoalan

Baca Juga:Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga

Olahraga sebenarnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Masalahnya bukan pada aktivitas fisiknya, melainkan di mana dan dalam kondisi udara seperti apa aktivitas tersebut dilakukan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa asap kebakaran mengandung berbagai polutan, dengan partikulat halus atau PM2.5 menjadi salah satu ancaman kesehatan utama. Partikel ini dapat masuk jauh ke dalam paru-paru dan berkaitan dengan gangguan pernapasan maupun penyakit lainnya.

Ketika seseorang berolahraga, frekuensi dan kedalaman napas biasanya meningkat. Artinya, berlari atau bersepeda di tengah udara yang tercemar dapat meningkatkan jumlah udara yang masuk ke saluran pernapasan dibandingkan ketika seseorang hanya duduk atau berjalan santai.

WHO juga mencatat aktivitas fisik yang berat dapat meningkatkan jumlah polutan yang terhirup karena laju pernapasan meningkat.

Karena itu, persoalannya bukan “olahraga atau tidak olahraga”, melainkan “olahraga di mana dan kapan?”

Baca Juga:Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Data PM2.5 Palembang masih menunjukkan kategori tidak sehat

Data BMKG menjadi salah satu indikator yang patut diperhatikan. Pada 23 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di Stasiun Talang Betutu Palembang tercatat 132,3 µg/m³ dan masuk kategori tidak sehat.

Angka tersebut tentu tidak menggambarkan kondisi setiap sudut Kota Palembang secara seragam. Kualitas udara dapat berbeda berdasarkan lokasi dan waktu pengukuran.

Namun, ketika pemantauan resmi menunjukkan kategori tidak sehat, keputusan untuk melakukan olahraga intensif di ruang terbuka memang layak dipertimbangkan kembali.

Jadi, tetap CFD atau menunda?

Jawabannya cukup jelas untuk kondisi udara seperti ini: menunda olahraga outdoor yang intensif lebih masuk akal daripada memaksakan CFD ketika udara sedang tidak sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak