- Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju melakukan konservasi 12 rusa sambar dan ikan belida untuk melindungi keanekaragaman fauna.
- Kilang Plaju mengembangkan area penghijauan seluas 212,8365 hektare serta menanam 21.000 bibit mangrove di Kabupaten Banyuasin.
- Berbagai upaya konservasi lingkungan tersebut dilaksanakan secara konsisten guna menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung prinsip ESG.
Menurut Siti, upaya konservasi juga tidak dapat berjalan sendiri. Keterlibatan masyarakat, pemerintah, akademisi, dan berbagai mitra menjadi bagian penting agar program lingkungan dapat berkembang menjadi gerakan bersama.
Komitmen tersebut sekaligus menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam menjalankan kegiatan perusahaan secara bertanggung jawab. Perlindungan keanekaragaman hayati, penghijauan, rehabilitasi mangrove, dan pelibatan masyarakat menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan seiring dengan keberlanjutan operasional perusahaan.
Melalui berbagai program tersebut, Kilang Plaju terus berupaya membangun hubungan yang selaras antara operasional, lingkungan, dan masyarakat.
Sebab, menjaga alam bukan hanya tentang mempertahankan apa yang masih ada hari ini, tetapi juga memastikan lingkungan memiliki ruang untuk tumbuh dan pulih sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.
Baca Juga:Kilang Plaju Gandeng Kemenkum Sumsel, Perkuat Legalitas UMKM dan Perlindungan Merek