- Sepanjang April 2026, kota Palembang mengalami banjir berulang sebanyak 17 kali akibat curah hujan tinggi yang ekstrem.
- Genangan air merendam berbagai ruas jalan protokol dan kawasan permukiman hingga menyebabkan kelumpuhan lalu lintas warga.
- Penyebab utama banjir adalah buruknya sistem drainase, pendangkalan 114 anak sungai, serta penataan tata ruang yang tidak memadai.
4. Putusan Pengadilan Soal Banjir Masih Jadi Sorotan
Pemerintah Kota Palembang sebelumnya pernah digugat warga terkait banjir. Dalam gugatan tersebut, Pemkot dinilai lalai dalam perbaikan sistem drainase dan pengelolaan tata ruang kota. Hingga April 2026, isu ini kembali mencuat seiring banjir berulang.
5. Program Penanganan Banjir Kini Diuji
Program seperti restorasi 114 anak sungai, perbaikan drainase, hingga pembentukan Satgas Banjir kini kembali diuji publik. Masyarakat berharap janji Palembang bebas banjir tak sekadar slogan politik, melainkan benar-benar terealisasi.
Baca Juga:Janji Ratu Dewa-Prima Salam Soal Palembang Bebas Banjir Saat Pilkada 2024, Masih Ingat?
Dengan kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, persoalan banjir di Palembang diperkirakan masih akan menjadi perhatian utama warga dalam beberapa waktu ke depan.