- Burgo dan celimpungan merupakan kuliner khas Palembang berbahan dasar tepung beras serta ikan yang disajikan dengan kuah santan.
- Kedua makanan tradisional ini hanya dijajakan oleh pedagang lokal di kawasan pasar atau permukiman setiap pagi hari.
- Wisatawan dapat menemukan sajian autentik tersebut di area 26 Ilir, Pasar Kuto, Demang Lebar Daun, dan Pasar 16 Ilir.
Karena dua makanan ini sangat “pagi-oriented” dan berbasis tradisi rumahan. Berbeda dengan pempek yang sudah terindustrialisasi, burgo dan celimpungan masih bertahan sebagai kuliner lokal yang dijual segar setiap hari.
Itulah sebabnya, untuk menemukan yang benar-benar enak, wisatawan harus sedikit “berburu” ke kawasan pasar atau permukiman warga.
Jika ingin sarapan autentik di Palembang, jangan hanya mengandalkan restoran besar. Justru, pengalaman terbaik datang dari warung sederhana yang sudah menjaga rasa turun-temurun.
Burgo dan celimpungan bukan sekadar makanan—tapi jejak budaya yang masih hidup di pagi hari Palembang.
Baca Juga:Viral di Medsos! Tiga Kedai Mie Celor Ini Disebut Paling Enak di Palembang