- Songket Palembang bernilai tinggi memerlukan penanganan khusus agar kualitas benang emas serta serat kain tetap terjaga optimal.
- Kolektor harus menyimpan kain menggunakan bahan alami, menghindari plastik, serta menjauhkan songket dari paparan sinar matahari langsung.
- Perawatan rutin dengan cara melipat dan mengangin-anginkan kain bertujuan mencegah kerusakan struktur serta serangan hama ngengat berbahaya.
SuaraSumsel.id - Di balik kilaunya, selembar Songket Palembang bisa bernilai ratusan juta rupiah. Bukan hanya karena benang emas yang ditenun, tetapi juga karena nilai sejarah, ketelitian pengerjaan, dan filosofi yang melekat di setiap motifnya.
Namun tak banyak yang tahu, menyimpan songket justru menjadi tantangan tersendiri. Salah penanganan sedikit saja, kain bisa kusam, benang emas memudar, bahkan dimakan ngengat.
Agar tidak terjadi kerusakan yang merugikan, ada cara khusus yang biasa dilakukan para kolektor dan perajin untuk menjaga kualitas songket tetap prima.
1. Jangan Disimpan di Plastik
Banyak yang mengira plastik bisa melindungi kain. Padahal justru sebaliknya. Plastik dapat menahan kelembapan dan membuat kain “tidak bernapas”.
Baca Juga:Tak Sekadar Oleh-oleh, Ini Lokasi Pusat Songket dan Jumputan di Palembang
Akibatnya, jamur dan bau apek mudah muncul. Songket sebaiknya disimpan dalam kain katun atau pembungkus berbahan alami agar sirkulasi udara tetap terjaga.
2. Gunakan Daun Pengusir Ngengat Alami
Ngengat adalah musuh utama kain tradisional. Untuk mencegahnya, gunakan bahan alami seperti daun pandan kering, cengkeh, atau kapur barus alami.
Aroma dari bahan-bahan ini terbukti efektif menjaga kain tetap aman tanpa merusak serat maupun warna.
3. Jangan Digantung Terlalu Lama
Baca Juga:Bukan Sekadar Gambar di Uang Rp10 Ribu, Begini Kisah Rumah Limas yang Jadi Ikon Palembang
Menggantung songket memang terlihat rapi, tetapi jika dilakukan terlalu lama bisa merusak struktur kain.
Berat benang emas dapat menarik serat kain ke bawah, membuatnya melar dan berubah bentuk. Sebaiknya songket dilipat dengan rapi dan disimpan secara horizontal.
4. Hindari Sinar Matahari Langsung
Sinar matahari memang bisa menghilangkan lembap, tetapi paparan berlebih justru membuat warna pudar dan benang emas kehilangan kilau.
Jika ingin menjemur, lakukan secukupnya dan tidak langsung di bawah sinar matahari.
5. Rutin Diangin-anginkan