- Bank Sumsel Babel memberikan bantuan 10 unit jam digital kepada Pondok Pesantren Wali Songo di OKU Timur pada Jumat, 22 Mei 2026.
- Pemberian fasilitas tersebut bertujuan membantu santri dalam mengatur jadwal kegiatan belajar, mengaji, dan ibadah secara lebih terstruktur serta disiplin.
- Program CSR ini merupakan komitmen Bank Sumsel Babel untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda secara berkelanjutan.
SuaraSumsel.id - Upaya membangun karakter disiplin di lingkungan pesantren mendapat dukungan dari Bank Sumsel Babel melalui penyaluran bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 10 unit jam digital kepada Pondok Pesantren Wali Songo di Desa Tumi Jaya, Kecamatan Jayapura, Kabupaten OKU Timur, Jumat (22/5/2026).
Bagi lingkungan pesantren, ketepatan waktu menjadi bagian penting dalam membentuk kebiasaan belajar, ibadah, dan kehidupan sehari-hari para santri. Karena itu, kehadiran fasilitas jam digital diharapkan dapat membantu pengaturan aktivitas santri secara lebih terstruktur, mulai dari jadwal belajar, mengaji, hingga pelaksanaan ibadah berjamaah.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bank Sumsel Babel Cabang Martapura kepada Koordinator Ponpes Wali Songo OKU Timur, Imam Muarif. Fasilitas yang diberikan diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih tertib, efektif, dan kondusif bagi proses pembinaan generasi muda.
Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, Wijanarko, mengatakan dukungan terhadap fasilitas pendidikan dan keagamaan merupakan bagian dari komitmen Bank Sumsel Babel untuk terus menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Baca Juga:Modal Usaha Mulai Seret? KUR Bank Sumsel Babel 2026 Jadi Solusi UMKM Sumsel
“Melalui bantuan ini, kami berharap aktivitas belajar dan ibadah para santri dapat berlangsung lebih tertib dan terarah. Kami meyakini pembentukan karakter disiplin sejak dini merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi yang berkualitas di masa depan,” ujar Wijanarko.
Terpisah, PPS Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Marzuki, menegaskan bahwa program CSR Bank Sumsel Babel tidak hanya berorientasi pada bantuan fisik, tetapi juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas kehidupan masyarakat melalui sektor pendidikan, sosial, dan keagamaan.
“Bank Sumsel Babel ingin terus tumbuh bersama masyarakat melalui program-program yang memberikan manfaat berkelanjutan. Kami berharap bantuan sederhana ini dapat mendukung proses pendidikan dan pembentukan karakter para santri dalam kehidupan sehari-hari,” kata Marzuki.
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sumsel Babel terus memperkuat implementasi program CSR yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat di Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.
Baca Juga:Jangan Lewatkan! Kompetisi Jurnalistik dan Video Konten Bank Sumsel Babel 2026 Segera Ditutup