Sudah Diborgol, Kepala Pria Ini Tetap Diinjak Polisi, Video di Lubuklinggau Viral Picu Empati

Video penangkapan tersangka pencabulan di Pasar Inpres, Lubuklinggau, viral karena menampilkan oknum polisi menginjak kepala pria yang diborgol.

Tasmalinda
Rabu, 01 April 2026 | 20:43 WIB
Sudah Diborgol, Kepala Pria Ini Tetap Diinjak Polisi, Video di Lubuklinggau Viral Picu Empati
viral polisi injak kepala pelaku dugaan pelecehan [kolase]
Baca 10 detik
  • Video penangkapan tersangka pencabulan di Pasar Inpres, Lubuklinggau, viral karena menampilkan oknum polisi menginjak kepala pria yang diborgol.
  • Polisi menyatakan tersangka melawan saat penangkapan, namun tindakan petugas tersebut memicu perdebatan publik terkait batas kewenangan penegakan hukum.
  • Pihak kepolisian saat ini tengah memeriksa oknum terkait melalui Propam guna memastikan apakah prosedur penangkapan telah sesuai aturan.

SuaraSumsel.id - Kerumunan pasar di kota Lubuklinggau, mendadak hening saat momen itu terjadi. Seorang pria sudah dalam kondisi diborgol, tubuhnya terbaring di tanah. Namun di tengah situasi yang seharusnya sudah terkendali, sebuah tindakan justru memicu tanda tanya, kepalanya terlihat diinjak oleh aparat.

Detik itulah yang terekam kamera dan kini menyebar luas di media sosial.

Video penangkapan di Pasar Inpres, Lubuklinggau, Sumatera Selatan, tersebut tak hanya viral, tetapi juga memantik gelombang empati dan perdebatan. Bukan semata soal siapa pria itu, melainkan bagaimana perlakuan yang diterimanya saat sudah tidak lagi bebas bergerak.

Dalam rekaman yang beredar, pria tersebut terlihat sudah diborgol saat diamankan polisi. Namun di momen tertentu, seorang petugas tampak menginjak bagian kepalanya. Adegan itu sontak mengundang reaksi keras dari warganet.

Baca Juga:Profil 4 Pimpinan DPRD Sumsel, Ini Rincian Anggaran Rumah Dinas Miliaran Masing-Masing

Sebagian mempertanyakan, apakah tindakan tersebut masih dalam batas penegakan hukum, atau justru sudah melampaui kewenangan.

Di sisi lain, polisi memberikan penjelasan bahwa pria tersebut diduga terlibat kasus pencabulan dan sempat melawan saat hendak diamankan. Situasi di lapangan disebut tidak sepenuhnya kondusif, sehingga petugas mengambil tindakan tegas.

Kanit Patroli Polres Lubuklinggau, Ipda Andi Sagitar membenarkan peristiwa adanya pristiwa tersebut. Namun penjelasan itu belum sepenuhnya meredakan sorotan publik.

Bagi banyak orang, persoalan utamanya bukan hanya pada latar belakang pelaku, tetapi pada kondisi saat tindakan itu dilakukan. Ketika seseorang sudah diborgol, ruang untuk melawan dianggap telah sangat terbatas. Di titik inilah empati publik muncul dan sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap cara aparat bertindak.

Kasus ini pun kini menjadi perhatian internal kepolisian. Oknum yang terlibat dilaporkan tengah diperiksa oleh Propam untuk memastikan apakah prosedur telah dijalankan sesuai aturan.

Baca Juga:Kejutan Undian Pesirah Bank Sumsel Babel, Nasabah Muara Rupit Sukses Boyong Toyota Rush

Peristiwa ini memperlihatkan realitas baru di era digital: setiap tindakan di ruang publik dapat terekam, disebarkan, dan dinilai dalam hitungan detik. Dalam situasi seperti itu, batas antara tindakan tegas dan tindakan berlebihan menjadi semakin tipis—dan semakin mudah diperdebatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak