- Seorang ibu rumah tangga ditemukan meninggal dunia karena gantung diri di kawasan Sukarami, Palembang, pada Jumat, 15 Mei 2026.
- Anak korban pertama kali menemukan jasad ibunya yang kemudian memicu kepanikan serta kehadiran warga dan pihak kepolisian setempat.
- Polsek Sukarami melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi untuk mendalami penyebab pasti tindakan tragis tersebut.
SuaraSumsel.id - Suasana pagi di kawasan Sukarami, Palembang mendadak berubah haru setelah seorang ibu rumah tangga ditemukan meninggal dunia di samping rumahnya sendiri, Jumat (15/5/2026).
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh anak korban yang langsung shock saat melihat ibunya sudah tidak bernyawa. Tangis histeris keluarga pun pecah dan membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi.
Warga yang mendengar teriakan minta tolong langsung berkerumun di sekitar rumah korban. Tak lama kemudian, petugas kepolisian datang untuk melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.
Kapolsek Polsek Sukarami Kompol Alex Andriyan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Baca Juga:Long Weekend Mei 2026 ke Danau Ranau? Ini Rute, Budget, dan Penginapan Terbaru yang Banyak Dicari
“Benar, kejadian tadi pagi. Seorang ibu rumah tangga ditemukan anaknya sudah meninggal dunia dengan cara gantung diri,” ujar Alex.
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk pihak keluarga serta warga sekitar.
Hingga kini, peristiwa tersebut masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Sejumlah warga mengaku tidak menyangka korban akan mengalami kejadian tragis tersebut.
Menurut informasi yang beredar di lingkungan sekitar, korban diketahui selama ini lebih banyak berada di rumah dan disebut sempat mengalami tekanan hidup. Namun polisi masih mendalami latar belakang pasti kejadian tersebut.
Suasana di sekitar rumah korban juga sempat dipenuhi warga yang ingin mengetahui kondisi keluarga. Beberapa tetangga terlihat membantu menenangkan anak korban yang masih syok usai menemukan ibunya dalam kondisi meninggal dunia.
Baca Juga:Long Weekend di Palembang? Ini 7 Kafe dengan WiFi Cepat yang Lagi Favorit buat Nongkrong
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kondisi mental anggota keluarga, terutama mereka yang menghadapi tekanan hidup berkepanjangan.
Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan tidak ragu mencari bantuan ketika menghadapi masalah psikologis atau tekanan emosional berat.
Catatan Redaksi:
Bunuh diri bukanlah solusi untuk menyelesaikan permasalahan kehidupan. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami tekanan dan muncul pikiran untuk bunuh diri, segeralah hubungi hotline bunuh diri Indonesia melalui nomor 1119 (ekstensi 8) atau hotline kesehatan jiwa Kemenkes di nomor 021-500-454.