- Pimpinan DPRD Sumatera Selatan periode 2024–2029 mengalokasikan anggaran rumah dinas dengan total nilai mencapai Rp8,68 miliar.
- Alokasi dana tersebut terbagi untuk ketua serta tiga wakil ketua guna pengadaan meubelair, perlengkapan, dan pembangunan.
- Besarnya nilai anggaran fasilitas rumah dinas tersebut memicu kritik masyarakat terkait transparansi dan prioritas belanja daerah.
H. M. Ilyas Panji Alam dari PDI Perjuangan menjabat sebagai Wakil Ketua III. Ia merupakan figur yang cukup dikenal di Sumsel, dengan pengalaman di pemerintahan daerah sebelumnya.
Anggaran fasilitas rumah dinas yang terkait dengan jabatannya mencapai sekitar Rp2,79 miliar. Sebagian besar digunakan untuk pengadaan meubelair, serta perlengkapan pendukung lainnya seperti sistem kebersihan dan perangkat audio.
Selain itu, posisinya juga sempat dikaitkan dengan rencana pengadaan meja biliar yang kemudian dibatalkan, yang menjadi salah satu pemicu awal sorotan publik.
Jika ditotal, anggaran untuk fasilitas rumah dinas pimpinan DPRD Sumsel ini mencapai sekitar Rp8,68 miliar. Angka tersebut tersebar dalam berbagai pos dan melekat pada masing-masing jabatan.
Baca Juga:Kejutan Undian Pesirah Bank Sumsel Babel, Nasabah Muara Rupit Sukses Boyong Toyota Rush
Secara administratif, anggaran tersebut merupakan bagian dari perencanaan resmi. Namun dalam praktiknya, besaran dan jenis pengeluaran tetap menjadi perhatian publik, terutama dalam konteks sensitivitas penggunaan dana daerah.
Polemik ini pada akhirnya tidak hanya berbicara tentang angka, tetapi juga tentang akuntabilitas. Di tengah tuntutan transparansi, publik kini menunggu kejelasan: apakah akan ada evaluasi, atau kebijakan ini tetap berjalan sesuai rencana awal.