- Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengkritik kinerja BPJS Kesehatan yang dinilai belum optimal bagi masyarakat dalam pertemuan Selasa (31/3/2026).
- Pemerintah Provinsi Sumsel mendesak BPJS Kesehatan segera melakukan perbaikan nyata terhadap kendala administratif dan layanan kesehatan di lapangan.
- Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah III berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas serta kemudahan akses layanan.
SuaraSumsel.id - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyoroti kinerja BPJS Kesehatan yang dinilai belum sepenuhnya optimal di lapangan. Dalam pertemuan dengan Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah III Anurman Muda dan jajaran, Selasa (31/3/2026), ia menegaskan bahwa layanan kesehatan harus benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Herman Deru menyambut baik rencana kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan BPJS Kesehatan, namun mengingatkan agar setiap inovasi yang dirancang tidak berhenti pada konsep, melainkan berdampak langsung pada kemudahan akses layanan.
“Realitanya, kita tidak bisa menutup mata bahwa masih ada masyarakat yang merasa belum terlayani secara optimal,” ujarnya.
Menurut dia, berbagai keluhan masyarakat, terutama terkait kendala administratif dan layanan di lapangan, harus segera ditangani melalui langkah konkret. Ia menekankan bahwa tujuan utama program jaminan kesehatan adalah memberikan kemudahan, bukan justru mempersulit masyarakat.
Baca Juga:Saat Hemat BBM Diserukan, Anggaran Rumah Dinas Mewah DPRD Sumsel Kembali Disorot
Gubernur juga mendorong BPJS Kesehatan untuk menghadirkan terobosan inovatif yang mampu mempercepat dan menyederhanakan layanan, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Menanggapi hal tersebut, Anurman Muda menyatakan BPJS Kesehatan siap melakukan pembenahan dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Ia memastikan pihaknya akan terus mendorong peningkatan kualitas layanan agar lebih responsif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.