- Seorang pria 40 tahun ditemukan meninggal di tepi Sungai Bal, Kecamatan Selangit, diduga korban serangan harimau.
- Korban hilang sejak Jumat siang saat mencari ikan; ditemukan tak bernyawa pada Sabtu dini hari pukul 01.00 WIB.
- Warga diimbau waspada dan mengurangi aktivitas sendirian di sekitar sungai karena wilayah tersebut berbatasan hutan habitat satwa.
SuaraSumsel.id - Aktivitas rutin mencari ikan berubah menjadi tragedi memilukan di Sungai Bal, Kecamatan Selangit, Musi Rawas, Sumatera Selatan.. Seorang pria berusia 40 tahun ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan dan diduga menjadi korban serangan harimau.
Peristiwa ini langsung menggemparkan warga sekitar yang selama ini bergantung pada sungai dan kawasan hutan. Berikut 7 fakta yang diketahui sejauh ini:
1. Berangkat Cari Ikan Seperti Biasa
Korban diketahui berpamitan kepada keluarga pada Jumat siang untuk mencari ikan di Sungai Bal. Aktivitas tersebut memang kerap ia lakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga:Innalillahi, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia di Jakarta
2. Tak Kunjung Pulang Hingga Malam
Biasanya korban sudah kembali sebelum gelap. Namun hingga sekitar pukul 21.00 WIB, ia belum juga pulang. Keluarga mulai merasa cemas dan meminta bantuan warga.
3. Pencarian Dilakukan Bersama Warga
Warga bersama keluarga kemudian menyisir aliran sungai dan kawasan sekitar hutan. Pencarian berlangsung hingga larut malam dengan penerangan seadanya.
4. Ditemukan Dini Hari di Tepi Sungai
Baca Juga:Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Berangkat 17 Maret
Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 01.00 WIB di tepi Sungai Bal Hulu. Kondisinya sudah tidak bernyawa.
5. Ada Luka Diduga Akibat Serangan Satwa Buas
Berdasarkan kondisi jasad yang mengalami luka-luka parah, korban diduga kuat diterkam harimau. Lokasi kejadian memang berbatasan langsung dengan kawasan hutan yang menjadi habitat satwa liar.
6. Evakuasi Berlangsung Dramatis
Medan yang sulit membuat proses evakuasi berlangsung cukup lama. Warga harus berjalan kaki menyusuri jalur sungai untuk membawa jenazah ke permukiman.
7. Warga Diminta Lebih Waspada
Aparat dan pihak terkait mengimbau warga untuk sementara mengurangi aktivitas sendirian di kebun dan sekitar sungai, terutama yang berbatasan dengan hutan.
Tragedi ini kembali mengingatkan potensi konflik antara manusia dan satwa liar di wilayah yang berdekatan dengan hutan. Sungai Bal dan sekitarnya diketahui masih menjadi jalur lintasan satwa, termasuk harimau sumatera.
Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat yang menggantungkan hidup pada alam sekitar