Fakta Terbaru Kebakaran Gyu Kaku di Palembang Indah Mall, Diduga Berawal dari Cerobong Dapur

Kebakaran di restoran Gyu-Kaku, Palembang Indah Mall, picu kepanikan pengunjung. Api diduga dari cerobong asap, berhasil dipadamkan damkar. Satu orang dirawat akibat sesak napas.

Tasmalinda
Minggu, 31 Mei 2026 | 14:58 WIB
Fakta Terbaru Kebakaran Gyu Kaku di Palembang Indah Mall, Diduga Berawal dari Cerobong Dapur
ilustrasi petugas kebakaran memadamkan api di Gyu-Kaku Palembang Indah Mall.
Baca 10 detik
  • Kebakaran terjadi di restoran Gyu-Kaku, Palembang Indah Mall, pada Sabtu petang, 30 Mei 2026 akibat cerobong dapur.
  • Pengunjung pusat perbelanjaan segera dievakuasi setelah api memicu kepulan asap pekat hingga memenuhi area koridor mal.
  • Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api dan satu orang keamanan harus dilarikan ke rumah sakit karena sesak.

SuaraSumsel.id - Suasana akhir pekan di Palembang Indah Mall (PIM) mendadak berubah mencekam ketika kepulan asap tebal muncul dari salah satu restoran ternama, Gyu-Kaku, Sabtu (30/5/2026) petang.

Asap yang terus membesar membuat pengunjung panik dan berhamburan keluar gedung. Dalam hitungan menit, koridor pusat perbelanjaan yang biasanya dipenuhi pengunjung berubah menjadi jalur evakuasi darurat.

Berikut fakta terbaru yang terungkap dari insiden kebakaran yang sempat menghebohkan warga Palembang tersebut.

Diduga Berawal dari Cerobong Dapur

Baca Juga:5 Pertanyaan yang Wajib Ditanyakan saat Survei SD Swasta di Palembang, Jangan Hanya Lihat Gedungnya

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi, sumber api diduga berasal dari jalur cerobong pembuangan atau ventilasi dapur restoran.

Seorang karyawan mengaku pertama kali melihat kepulan asap keluar dari area ventilasi sebelum muncul percikan api dari cerobong pembakaran yang berada di sekitar dapur dan gudang restoran.

Temuan awal tersebut kini masih didalami aparat kepolisian untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Kepulan Asap Bikin Pengunjung Panik

Saat asap mulai menyebar ke area dalam mal, suasana panik tidak bisa dihindari. Banyak pengunjung yang sedang makan, berbelanja, maupun menghabiskan waktu akhir pekan langsung bergegas menuju pintu keluar setelah melihat asap memenuhi koridor pusat perbelanjaan.

Baca Juga:Ngobrol Santai saat Idul Adha Berujung Berdarah, Pria di Palembang Ditusuk Tiba-tiba

Beberapa video yang beredar di media sosial memperlihatkan pengunjung berlarian sambil berusaha keluar dari area gedung.

Mengetahui adanya kebakaran, karyawan restoran bersama petugas keamanan mall langsung berusaha melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Namun api yang terus membesar dan asap yang semakin pekat membuat upaya pemadaman awal tidak berjalan maksimal.

Pihak pengelola kemudian mengambil langkah cepat dengan melakukan evakuasi pengunjung dan mematikan aliran listrik di sejumlah area untuk mencegah api meluas.

Sekitar pukul 18.30 WIB, sejumlah unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman.

Petugas berjibaku menjinakkan api yang berasal dari area restoran hingga akhirnya situasi berhasil dikendalikan sebelum merambat ke tenant lain di dalam pusat perbelanjaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak