Usai Perawat Nyaris Diamuk, Rating RSUD Lahat 3,2 Dibanjiri Kritik Pedas

RSUD Lahat mendapat rating 3,2 bintang dari 341 ulasan Google karena pelayanan dinilai lambat dan kurang ramah.

Tasmalinda
Minggu, 28 Desember 2025 | 22:01 WIB
Usai Perawat Nyaris Diamuk, Rating RSUD Lahat 3,2 Dibanjiri Kritik Pedas
RSUD Lahat mendapatkan sorotan publik [sumselupdate]
Baca 10 detik
  • RSUD Lahat mendapat rating 3,2 bintang dari 341 ulasan Google karena pelayanan dinilai lambat dan kurang ramah.
  • Sorotan digital menguat pasca insiden perawat IGD nyaris diserang keluarga pasien pada Minggu (21/12/2025).
  • Insiden berawal dari miskomunikasi mengenai mekanisme pembiayaan kecelakaan lalu lintas yang memicu emosi keluarga pasien.

SuaraSumsel.id - Sorotan terhadap RSUD Kabupaten Lahat kian menguat. Usai insiden perawat IGD yang nyaris diamuk keluarga pasien, perhatian publik beralih ke rating layanan rumah sakit ini di Google Review. Hingga kini, RSUD Lahat tercatat mengantongi rating 3,2 bintang dari 341 ulasan, dengan deretan komentar bernada kritik pedas.

Sejumlah ulasan terbaru yang muncul memperlihatkan kekecewaan warga. Ada yang menilai pelayanan lambat dan kurang ramah, ada pula yang menyentil komunikasi petugas hingga waktu tunggu pemeriksaan. Beberapa komentar bahkan menyarankan pasien mencari alternatif rumah sakit lain.

Sorotan digital itu muncul berdekatan dengan ketegangan di ruang IGD yang terjadi pada Minggu (21/12/2025). Saat itu, seorang perawat dilaporkan diserang keluarga pasien ketika tengah menyiapkan dokumen rujukan untuk pasien kecelakaan lalu lintas.

Insiden dipicu miskomunikasi soal mekanisme pembiayaan, yang menurut pihak rumah sakit ditanggung Jasa Raharja, bukan BPJS.

Baca Juga:Cerita 1.000 UMKM Banyuasin: Dapat Modal, Kini Usaha Naik Kelas Berkat Bank Sumsel Babel

Plt Direktur RSUD Lahat, dr Dina Ekawati, SP PA, sebelumnya menjelaskan bahwa estimasi biaya rujukan bukan ditentukan RSUD Lahat, melainkan rumah sakit tujuan. Petugas IGD, hanya menyampaikan informasi kesiapan rujukan kepada keluarga pasien. Namun, kesalahpahaman di tengah situasi darurat membuat emosi memuncak.

Konteks itulah yang kemudian mengaitkan insiden di lapangan dengan penilaian publik di ruang digital. Banyak warganet menilai, persoalan layanan tidak berhenti pada satu kejadian, melainkan akumulasi pengalaman yang terekam dalam kolom ulasan.

Rating daring kini menjadi indikator kepercayaan. Bagi rumah sakit daerah, tantangannya bukan hanya peningkatan fasilitas dan tenaga medis, tetapi juga komunikasi empatik, kejelasan informasi biaya, serta manajemen emosi di IGD.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi terbaru dari manajemen RSUD Lahat terkait langkah khusus merespons kritik publik di Google Review.

Namun, satu hal jelas: suara warganet telah menjadi alarm—bahwa layanan kesehatan publik dinilai bukan hanya dari hasil medis, tetapi juga dari cara rumah sakit berkomunikasi dan melayani di saat-saat paling genting.

Baca Juga:Dari Sawah ke Pasar Lebih Luas, Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Dukung Usaha Naik Kelas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak