Kemitraan Pertamina dan Masyarakat Banyuasin Wujudkan Perikanan Berkelanjutan

Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan memiliki potensi sektor perikanan yang besar.

Tasmalinda
Minggu, 06 Oktober 2024 | 18:40 WIB
Kemitraan Pertamina dan Masyarakat Banyuasin Wujudkan Perikanan Berkelanjutan
Pengelolaan pakan terbak biuidaya perikanan di Banyuasin

Menurut Septi, salah satu kendala yang dihadapi pembudidaya ialah belum tercukupinya kebutuhan pakan ikan. Harga pakan yang tinggi berdampak pada margin usaha pembudidaya.

Pokdakan Barokah dan Tunas Makmur berusaha menggerakkan kawasan perikanan itu dengan menjawab melalui memproduksi berbagai jenis pakan yang dapat dibudidayakan secara mandiri, seperti pelet maggot menggunakan media limbah tempe Plaju Ulu, tumbuhan azolla, cacing sutera dan kutu air.

Maggot dikenal sebagai sumber protein tinggi yang dapat menekan penggunaan pelet pabrikan hingga 30% sehingga membantu para pembudidaya mengurangi biaya pakan secara signifikan.

Wujudkan Keberlanjutan & Kemandirian di Masyarakat Perikanan

Baca Juga:Memorabilia Uang Rupiah Pecahan Rp10.000 Tahun Emisi 2005 Diresmikan di Sumsel

Geliat budidaya ikan lokal ini didukung penuh oleh PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit III Plaju melalui program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) Belida Musi Lestari.

Area Manager Communication, Relations & CSR RU III, Siti Rachmi Indahsari mengungkapkan, Kilang Pertamina Plaju terpanggil untuk hadir sebagai solusi perikanan di Kabupaten Banyuasin.

Kilang Sungai Gerong, yang dibangun pada 1926, kini termasuk dalam wilayah Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin.

Pertamina, memiliki visi keberlanjutan jangka panjang, yang tidak hanya fokus pada laju bisnis, namun juga merangkul komunitas lokal untuk sama-sama maju.

"Kilang Pertamina Plaju dengan demikian, secara jangka panjang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para pembudidaya ikan lokal, sekaligus mendukung budidaya yang lebih berkelanjutan," kata Rachmi.

Baca Juga:Uang Rp3,4 Juta Berhamburan di Jalan, Kisah Jujur Pengemudi Mobil Bikin Haru

Pokdakan Barokah didirikan sejak tahun 2018, dan didorong sejak 2022 melalui Program Belida Musi Lestari.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini