Saat itu, Bambang sangat berkeinginan untuk memetik dan membawanya pulang bunga Eldewais seperti pendaki gunung kebanyakan
Namun saat ia sudah mulai mendekat pada salah satu bunga edelweis dan hendak memetik, ia mendengar teguran dari Jokowi.
“Mbeng, akan lebih elok jika bunga itu tetap di situ,” kenang Bambang akan teguran Jokowi saat itu.
Mbeng, adalah panggilan akrab Jokowi untuknya.
Baca Juga:OJK Ungkap Triangle of Evils: Investasi Ilegal, Pinjol Ilegal, dan Judi Online Saling Berkaitan
Bambang pun kemudian menjadi ragu untuk memetik bunga tersebut atau membiarkannya tetap hidup. “Coba kalau bunga ini kita bawa pulang, paling-paling sampai rumah cuma jadi sampah,” tambah Jokowi.
Jokowi sebenarnya sebelumnya sempat mengingatkan pada teman-temannya yang sedang istirahat di tengah pendakian agar menunjukkan bukti kecintaan terhadap alam.
“Kalau sembarangan memperlakukan alam, maka alam akan cepat rusak dan tidak bisa dinikmati lagi keindahannya,” terangnya dalam buku Kerinci 1983: Jokowi Traveling Story.
VP Humas Pusri, Rustam Effendi membenarkan jika Bambang Supriambodo sebelumnya berasal dari PT Pupuk Kaltim.
"Ya benar," ujarnya membenarkan pertanyaan yang menanyakan jika Bambang Supriyambodo juga pernah menjabat sebagai komisaris di PT Pupuk Kaltim.
Baca Juga:OJK Gandeng Bhayangkari dan Persit Kartika Tingkatkan Literasi Keuangan