Berduka Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, PS Palembang Kenakan Pita Hitam

Pemain klub sepak bola PS Palembang, Sumatera Selatan memasang pita hitam di lengan tangan sebagai tanda dukacita atas batalnya penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Indonesia,

Tasmalinda
Jum'at, 31 Maret 2023 | 03:02 WIB
Berduka Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, PS Palembang Kenakan Pita Hitam
Ilustrasi pita hitam. Pemain PS Palembang kenakan ban pita hitam [Suara.com/Muhaimin A Untung]

SuaraSumsel.id - Pemain klub sepak bola PS Palembang, Sumatera Selatan memasang pita hitam di lengan tangan sebagai tanda dukacita atas batalnya penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Indonesia tahun ini.

Presiden klub PS Palembang Ratu Dewa,mengungkapkan ban hitam tersebut akan dikenakan para pemain hingga pada level junior PS Palembang selama menjalani latihan dan pertandingan persahabatan.

PS Palembang merupakan salah satu klub berasal dari Sumatera Selatan yang bermain di Liga III Indonesia. "Dikenakan sebagai bentuk ke keprihatinan, tanda dukacita setelah Piala Dunia U-20 di Indonesia dibatalkan FIFA," kata Ratu.

Dibatalkannya penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Tanah Air memberikan kesedihan yang mendalam bagi segenap pemain dan ofisial klub berjulukan Laskar Segentar Alam.

Baca Juga:Jakabaring Batal Gelar Piala Dunia U-20, Gubernur Sumsel Tetap Hormati Keputusan FIFA

Bagaimana tidak, ajang sepak bola terbesar nomor dua di dunia itu sudah sangat dinantikan bahkan menjadi motivasi bagi mereka yang sebagian besar diisi pemain muda mulai dari U-17 dan U-20.

Terlebih Kota Palembang, Sumatera Selatan, dipersiapkan untuk menjadi salah satu dari enam provinsi sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 di Indonesia yang sebelumnya diagendakan pada 20 Mei - 11 Juni 2023.

Keenam provinsi tersebut yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan dan Bali.

"Kami prihatin karena ajang itu telah menjadi impian setiap pemain muda Indonesia. Pembatalan ini mengandaskan asa anak-anak, putra daerah Palembang, karena rekan mereka di Timnas U-20 Indonesia gagal pula tampil di piala dunia untuk pertama kalinya," kata Ratu, yang sekaligus menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Palembang itu.

Kendati demikian, dia menilai, terlepas dari rasa keprihatinan tersebut semua pihak harus bersikap dewasa menerima pembatalan ini dan berusaha mengevaluasi diri untuk bisa lebih baik di kemudian hari.

Baca Juga:Hasrat Ekonomi Bergeliat Saat Piala Dunia U-20 di Palembang Nan Kandas, Sumsel Ungkap Berduka

"Pemerintah pusat-daerah sudah berusaha maksimal mempersiapkan segala sesuatunya tapi kembali FIFA ada penilaian tersendiri, yang mesti diterima lapang dada," ujarnya.

Untuk diketahui, Federasi sepak bola dunia (FIFA) mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 setelah Presiden FIFA Gianni Infantino melakukan pertemuan dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Doha, Qatar, Rabu (29/3), dengan mempertimbangkan situasi terkini Indonesia.

Sebelum mencoret Indonesia sebagai tuan rumah, FIFA telah terlebih dahulu membatalkan proses drawing peserta grup yang mestinya berlangsung di Bali, Jumat (31/3).

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan bahwa keputusan FIFA sebagai badan sepak bola dunia bersifat mutlak dan tidak dapat ditolak. Meski tidak menyebut kisruh soal Israel sebagai penyebab Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, namun diyakini hal itu memberi dampak pada keputusan FIFA.

"Kita harus tegar. Saya minta semua pecinta sepak bola tetap menegakkan kepala atas keputusan berat FIFA ini. Sebab saya berpendirian, ini saatnya kita harus membuktikan kepada FIFA untuk bekerja lebih keras melakukan transformasi sepak bola menuju sepak bola bersih dan berprestasi," ujarnya.*

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemain PS Palembang pasang pita hitam atas batalnya Piala Dunia U-20. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak