Dosen Pertanian Unsri: Sumsel Perlu Galakkan Budidaya Tanaman Terapung

Tanaman sayuran daun yang dapat dibudidayakan secara produktif menggunakan sistem budidaya terapung.

Tasmalinda
Sabtu, 19 November 2022 | 19:27 WIB
Dosen Pertanian Unsri: Sumsel Perlu Galakkan Budidaya Tanaman Terapung
Ilustrasi tanaman terapung. Sumsel Perlu Galakkan Budidaya Tanaman Terapung [Pixabay.com]

SuaraSumsel.id - Dosen Pertanian Unsri atau Universitas Sriwijaya Sumatera Selatan (Sumsel), Profesor Benyamin Lakitan mengungkapkan perlu pengembangan budidata sayuran dengan sistem terapung.

Sumsel perlu menggalakkannya sistem budidaya tersebut dengan menggunakan pot atau rakit.

Untuk membantu masyarakat melakukan budidaya sayuran terapung, disiapkan buku sebagai panduan terkait kegiatan budidaya tersebut, kata Prof. Benyamin ketika meluncurkan buku kedua mengenai budidaya sayuran terapung melansir ANTARA.

Dia menjelaskan, melalui buku tersebut, masyarakat bisa mempelajari sejarah budidaya sayuran terapung, dan tanaman sayuran untuk budidaya terapung.

Baca Juga:Menparekraf Sandiaga Uno Apresiasi Program BKSS, Ajak Ratusan UMKM Sumsel 'Naik Kelas'

Kemudian mempelajari cara pengembangan rakit terapung, serta prospek budidaya sayuran terapung.

Budidaya tanaman sayuran secara terapung bukanlah sesuatu yang baru karena cara ini sudah dilakukan masyarakat sejak abad ke-11, era prakolonial Meksiko, di permukiman suku Nahua, Culhuacan, kawasan lembah Meksiko.

Cikal bakal budidaya sayuran terapung di Indonesia terinspirasi dari kegiatan yang sudah dilakukan petani untuk pembibitan padi secara terapung di rawa lebak wilayah timur Pulau Sumatera serta wilayah tengah dan selatan Pulau Kalimantan.

Namun, hingga kini budidaya sayuran terapung belum meluas aplikasinya di Tanah Air sehingga mendorong dirinya untuk membuat buku agar bisa mengedukasi dan memotivasi masyarakat.

Tanaman sayuran yang patut menjadi pilihan utama untuk budidaya terapung adalah tanaman yang memenuhi kriteria teknis seperti ukuran kanopi sayuran yang relatif kecil dan bobotnya juga ringan sehingga tidak membutuhkan ruang yang luas dan tidak menjadi beban yang berat untuk rakit apung.

Baca Juga:Menolak UMP Sumsel Hanya Naik Rp27 Ribu, Ribuan Buruh Tagih Janji Gubernur Herman Deru

Siklus budidaya atau produksinya singkat hanya membutuhkan beberapa pekan untuk dapat dipanen sehingga dalam periode satu tahun dapat dilakukan minimal enam kali panen.

News

Terkini

Pemandangan romantis diperlihatkan Wulan Jemeela di atas panggung konser rakyat 30 tahun Dewa 19.

Lifestyle | 16:28 WIB

Bunda Corla memberi pesan menohok kepada penggemar barang-barang branded.

Lifestyle | 07:05 WIB

Pihak keluarga menceritakan sesalnya kepada perawat yang sudah dingatkan tidak perlu pakai gunting.

News | 22:21 WIB

Jari kelingking bayi di Palembang terpotong saat perawat mengganti tali infus.

News | 21:27 WIB

Mahasiswa Unbara mengalami luka tembak di bagian pantat karena tertembak orang tidak dikenal (OTD).

News | 20:43 WIB

Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro membludak meski masih pandemi Covid-19.

News | 13:29 WIB

Gunung kerinci di perbatasan Jambi dan Sumbar kembali erupsi pagi ini.

News | 12:18 WIB

Pengelaman tidak mengenakkan dialami pengunjung yang ikut meramaikan perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro.

News | 10:31 WIB

Di ulang tahun Thariq, Mama Fuji yang juga lebih dikenal sebagai Oma Gala secara blak-blakan mendoakan Thariq.

Lifestyle | 18:45 WIB

"Kapal terbakar, tapi penumpang seluruhnya selamat. 19 penumpang berhasil dievakuasi,"

News | 12:12 WIB

Kehidupan harmoni antara manusia dan gajah Sumatera di lanskap Padang Sugihan Sumsel dilakukan digital dengan komik strip di instagram.

News | 11:42 WIB

Mantan dirut BUMD Swarna Dwipa Augie Yahya dituntut 8 tahun penjara bersama dengan tersangka lainnya Ahmad Tohir.

News | 10:59 WIB

Korban arisan online tidak hanya berasal dari Kota Palembang tetapi juga ada yang dari luar Palembang.

News | 08:53 WIB

Anggota DPRD Sumsel dilaporkan atas dugaan gelapkan uang ratusan juta, dengan modus seleksi tenaga honorer.

News | 12:21 WIB

Jalan Sudirman Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) macet parah pada pagi ini.

News | 10:59 WIB
Tampilkan lebih banyak