9 Fakta Kekerasan di Diksar UKMK Litbang UIN Raden Fatah Palembang: Terduga Pelaku Guru Ngaji Korban

Ketua Umum (ketum) UKMK Litbang UIN Raden Fatah Palembang disebutkan ALP merupakan guru mengajinya saat di Baturaja.

Tasmalinda
Rabu, 12 Oktober 2022 | 20:01 WIB
9 Fakta Kekerasan di Diksar UKMK Litbang UIN Raden Fatah Palembang: Terduga Pelaku Guru Ngaji Korban
Proses pemeriksaan dugaan pelaku penganiayaan dan pemukulan diksar UIN Raden Fatah Palembang [ist]

SuaraSumsel.id - Kasus dugaan kekerasan saat Diksar UKMK Litbang UIN Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) belum mampu diungkap. Tampaknya kasus seolah hanya akan berakhir di ranah kepolisian.

Padahal baik pelaku dan korban semuanya masih berstatus mahasiswa aktif.  Apalagi peristiwa ini terjadi saat dilakukan Diksar yang dinaungi oleh kampus UIN Raden Fatah Palembang. Berikut 9 fakta kekerasan saat diksar yang sampai saat ini belum terungkap.

1. Korban Diberi Amanah Menjadi Imam dan Khotib Shalat Jumat

Menurut keterangan dari korban (ALP), yang merupakan mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora di UIN Raden Fatah Palembang semester tiga, ia sempat diberi amanah untuk menjadi imam dan khotib shalat Jumat, (30/9/22).

Baca Juga:Sadis! Kadus Dan Istri di Banyuasin Sumsel Tewas Dengan Tangan Dan Kaki Diikat, Diduga Dirampok

“Untuk kasus pemukulan dan penganiayaan terjadi pada Jumat, (30/9/22) tepatnya setelah makan siang. Karena pada saat hari itu saya ditunjuk untuk menjadi imam dan khatib shalat Jumat bersama yang lain disana,” kata ALP saat memberikan keterangan di kantor YLBHSB pada Jumat, (7/10/22).

2. Dipaksa Minum Air Kloset dan Diancam Senjata Tajam

Saat di BAP oleh Tim Unit 1 Jatanras Polda Sumsel, ALP mengaku bahwa dirinya sempat dipaksa untuk meminum air dari kloset dan diancam dengan senjata tajam oleh salah satu pelaku.

“Iya saya disuruh minum air kloset itu waktu baru dibawa ke WC sebelum ditelanjangi dan diikat di pohon. Mereka mengambil air kloset itu pakai wadah gelas minuman teh gelas lalu memaksa saya untuk meminumnya,” ungkap ALP pada Senin, (10/10/22).

Spanduk tuntutan soal kekerasan di UIN Raden Fatah Palembang [Suara/Siti Umnah]
Spanduk tuntutan soal kekerasan di UIN Raden Fatah Palembang [Suara/Siti Umnah]

3. Ketum UKMK Litbang Merupakan Ustadz dari ALP di Baturaja

Baca Juga:Menilik Konsep Ekonomi Hijau di Sumatera: Pertanian Berbasis Lanskap Dikembangkan di OKI Sumsel

OR yang merupakan Ketua Umum (ketum) UKMK Litbang UIN Raden Fatah Palembang disebutkan ALP merupakan guru mengajinya saat di Baturaja.

“OR itu guru ngaji saya di Baturaja, sekaligus orang yang mengajak saya untuk bergabung di UKMK Litbang UIN Raden Fatah Palembang. Dia ada melakukan penendangan satu kali ke saya,” akunya didepan awak media.

4. Korban dan Pelaku Sempat Berdamai di Polsek Gandus

Setelah peristiwa ini, orang tua korban mengaku sempat melakukan perdamaian dengan para terduga pemukul. Perdamaian dilakukan di Polsek Gandus dengan surat perjanjian perdamaian yang ditanda tangani oleh lima orang mahasiswa.

5. Korban Akhirnya Resmi Melapor ke Polda Sumsel

Peristiwa ini mulai muncul ke publik, setelah korban berani untuk berbicara menjadi korban kekerasan di aktivitas kampus yang dia ikuti. Korban yang merupakan panitia dari kegiatan ini mengaku mengalami pemukulan dan tindakan lainnya, seperti ditelanjangi, disulut rokok hingga disuruh minum air toilet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak