Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Keinginan Berzakat ASN Palembang Masih Rendah, Hanya 30 Persen

Tasmalinda Sabtu, 13 Agustus 2022 | 10:33 WIB

Keinginan Berzakat ASN Palembang Masih Rendah, Hanya 30 Persen
Ilustrasi zakat - Keinginan berzakat PNS Palembang masih rendah [(pixabay]

Ketua BAZNAS kota Palembang, Ridwan menghimbau kepada semua ASN di lingkungan kota Palembang untuk segera mengeluarkan zakat.

SuaraSumsel.id - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kota Palembang memiliki peran penting dalam menyadarkan kalangan masyarakat tentang kewajiban mengeluarkan zakat tertutama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam hal ini, Ridwan Nawawi selalu Ketua Baznas kota Palembang menjelaskan bahwa ASN di lingkungan kota Palembang bersedia berzakat saat ini menurutnya masih rendah, hanya 30 persen.

"Sebenarnya kan 2,5 persen dari gaji mereka itu ada hak orang lain, kalau ditotal dari gaji paling Rp80 ribu zakat yang harus mereka keluarkan. Tapi ASN kita masih banyak yang beralibi gaji mereka kurang saat mau mengeluarkan zakat tersebut," tukasnya.

Ketua BAZNAS kota Palembang, Ridwan menghimbau kepada semua ASN di lingkungan kota Palembang untuk segera mengeluarkan zakat karena dari total gaji yang diperoleh, ada hak orang lain didalamnya.

Baca Juga: Dinas Pertanian Pali Serahkan Dokumen Program Serasi 2019 ke Penyidik Kejati Sumsel

"Berangkat dari itulah kita hadir guna mensosialisasikan juga kepada ASN tentang pentingnya mengeluarkan zakat, karena kalau tidak dikeluarkan maka sama saja kita memakan hak orang lain," tegasnya usai diwawancarai usai kegiatan santunan penggali kubur dan sanyinan bilal jenazah serta pelantikan koordinator kecataman program palembang perduli Badan Amil Zakat Nasional kota Palembang pada Rabu, (10/8/22) kemarin.

Sekretaris Daerah (Sekda) kota Palembang Ratu Dewa menyebutkan bahwa saat ini ASN d lingkungan kota Palembang tercatat berjumlah 1.107 ASN.

“Saya sudah minta dengan pak Ridwan untuk mencatat dan diberi ceklist nanti ASN di OPD mana, siapa yang tidak patuh dan taat pada pengunpulan zakat,” tegas Ratu Dewa.

Dirinya juga menegaskan bahwa ASN yang tidak mengeluarkan zakat, maka akan diberi peringatan dan teguran.

“Karena sebagai umat muslim, zakat ini kan wajib. Jadi kalau ada ASN di OPD lingkungan kota Palembang yang tidak patih maka akan saya tegur, kalau dihitung besaran zakat yang harus dikeluarkan ini tidak begitu memberatkan mungkin Rp100 ribu tidak sampai,” tegasnya.

Baca Juga: Sumsel Diperkirakan Hujan Lebat, 6 Daerah Diminta Waspada

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait